Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Cegah Peredaran Narkoba, Kodim Loteng Tes Urine Prajurit

Lestari Dewi • Sabtu, 2 November 2024 | 09:55 WIB

 

JANGAN TERJERUMUS: Prajurit TNI Kodim 1620/Loteng mengikuti tes urine di sela Sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di aula Makodim.
JANGAN TERJERUMUS: Prajurit TNI Kodim 1620/Loteng mengikuti tes urine di sela Sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di aula Makodim.
LombokPost-Kodim 1620/Loteng melakukan tes urine secara acak terhadap prajurit dan PNS setempat.

Sebagai langkah mencegah penggunaan narkoba kepada seluruh anggota tanpa pandang bulu.

Prajurit juga diberikan pemahaman bahaya narkoba sebagai bekal dalam menjalankan tugas di masyarakat.

”Ini menandakan bahwa Kodim 1620/Loteng benar-benar serius dalam melakukan pencegahan terhadap bahaya narkoba kepada seluruh anggota tanpa pandang bulu,” ucap Kasdim 1620/Loteng Mayor Inf Lalu Mukhamad Syukur di sela Sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4nGN) di aula Makodim, Jumat (1/11).

Ia menjelaskan, penyalahgunaan psikotropika dan zat adiktif lainya dengan berbagai implikasi dan dampak negatif merupakan suatu masalah yang sangat kompleks.

Di mana dapat merusak dan mengancam kehidupan masyarakat, bangsa dan negara khususnya bagi prajurit.

”Dampak narkoba dari tahun ke tahun semakin meningkat, bahkan sudah sangat meresahkan masyarakat dan membahayakan perkembangan generasi muda serta memerlukan penanganan yang terpadu dan serius.” ucap Syukur.

Perwira seksi Intelijen (Pasi Intel) Kodim 1620/Loteng Kapten Inf Gontang menambahkan, kegiatan sosialisasi P4GN untuk prajurit sebenarnya dilakukan setiap triwulan sekali.

Namun sesuai perintah komando atas bahwa pelaksanaannya diubah menjadi tiap semester sekali.

“Bahaya penggunaan dan peredaran gelap narkoba di Indonesia saat ini sudah sangat memprihatinkan, karena selain overdosis karena narkoba banyak yang meninggal dunia setiap harinya disebabkan penggunaan barang terlarang tersebut,” sambungnya.

Namun ia meyakini, anggota koramil dan staf jajaran Kodim 1620/Loteng bersih dari narkoba dan pastinya anggota tidak ada yang memakai ataupun mengedarkan barang haram tersebut.

Sebab itu, dengan pelaksanaan sosialisasi yang diikuti oleh 180 prajurit dari koramil jajaran dan staf serta Babinsa ini merupakan tindakan aktif serta kepedulian Kodim 1620/Loteng terhadap seluruh prajurit dari bahaya penyalahgunaan narkoba.

“Ini merupakan program Komando atas yang dilaksanakan dua kali setahun,” tutup Gontang. (ewi/r11)

Editor : Kimda Farida
#Loteng #prajurit #kodim #Narkoba