LombokPost-Puncak arus mudik Idulfitri 1446 H diperkirakan terjadi pada 27-28 Maret mendatang.
ASDP Cabang Lembar memproyeksikan jumlah penumpang selama arus mudik meningkat 11 persen menjadi sekitar 96 ribuan orang dari tahun lalu sebanyak 86.500 orang.
General Manager ASDP Cabang Lembar Agus Djoko Triyanto mengatakan, pihaknya sudah mulai melakukan persiapan pelayanan penumpang.
Berbagai persiapan tersebut mulai dari kesiapan sarana pendukung pelabuhan maupun armada kapal.
“Mulai dari armada kapal maupun pelabuhan sudah kita persiapkan menghadapi arus angkutan mudik lebaran tahun ini,” ujarnya, Jumat (14/3).
Sebagai persiapan, ASDP Cabang Lembar menyiapkan posko arus mudik Idulfitri sejak 19 Maret 2025.
Puncak arus penumpangnya diperkirakan terjadi pada pekan keempat, yakni 27-28 Maret 2025.
Jumlah penumpang arus mudik Idulfitri 1446 H ini diproyeksi meningkat 11 persen atau sekitar 10 ribuan orang dibandingkan Idulfitri sebelumnya.
Peningkatan arus mudik ini, kata Djoko, didominasi oleh kendaraan roda dua.
Hal tersebut lantaran banyak masyarakat NTB yang merantau ke Bali maupun Jawa, dan memilih pulang menggunakan jalur darat dan laut.
“Peningkatan ada di roda dua,” prediksinya.
Pergerakan arus mudik Idulfitri 1446 H diprediksi terjadi lebih awal lantaran pada 29 Maret Bali ada Hari Raya Nyepi.
Selama Nyepi semua jenis transportasi, termasuk kapal laut dilarang keluar masuk Bali.
“Untuk Nyepi, kurang lebih sama meski kami sekarang belum menerima surat, tapi kami antisipasi karena kami juga ada penyeberangan dari Padangbai, untuk menghormati Nyepi di Bali,” jelasnya.
Terkait kesiapan armada, pihaknya memiliki 26 kapal untuk lintasan Lembar-Padangbai.
Dari 26 kapal tersebut, 21 kapal siap beroperasi memberikan pelayanan bagi para pengguna jasa angkutan mudik lebaran.
“Lima unit kapal sedang menjalani docking tahunan,” bebernya.
Sementara untuk di lintasan Lembar-Jangkar, disiapkan 3 kapal dari 4 kapal yang ada di lintasan tersebut.
Satu kapal tengah menjalani docking tahunan.
“Kami terus berbenah untuk memberikan pelayanan terbaik bagi pengguna jasa transportasi laut,” katanya.
ASDP Lembar juga meningkatkan layanan dengan menghadirkan layanan Customer Service (CS) di Pelabuhan Lembar.
Hal tersebut sebagai bagian pelayanan dan merespons keluhan pelanggan terhadap layanan di area pelabuhan dan kapal.
Salah satu warga Sumbawa yang merantau ke Bali, Rahmat mengatakan, dirinya berencana mudik di kisaran tanggal 25-26 Maret nanti.
Dirinya tidak memilih tanggal di atas itu lantaran menghindari kepadatan dan antrian panjang di pelabuhan.
“Tanggal 28 itu sudah mulai libur,” terangnya. (fer/r6)
Editor : Prihadi Zoldic