LombokPost - Rencana Pemisahan Pulau Sumbawa dari Provinsi NTB membuat Lombok akan menjadi satu-satunya pulau di Provinsi ini.
Lombok nantinya akan berdiri sendiri selepas rencana pemisahan provinsi NTB dengan Pulau Sumbawa.
Selain itu, banyak yang khawatir dengan keadaan 2 pulau ini setelah terjadinya pemisahan Pulau Sumbawa, termasuk keadaan Lombok NTB.
Apalagi berbagai sektor penghasilan NTB yang diketahui selama ini berasal dari Pulau Sumbawa yang lebih besar dibanding Lombok.
Banyak orang akan merasa jika nantinya Lombok menjadi daerah dan provinsi miskin setelah pemisahan Pulau Sumbawa dari NTB.
Rencana berdirinya Provinsi Pulau Sumbawa (PPS) akan menjadikan Pulau Lombok menjadi satu-satunya pulau di NTB.
Bahkan dengan terpisahnya Pulau Sumbawa akan mempengaruhi pendapatan NTB dari segi pertambangan yang sebagian besar dimilikinya.
Bukan hanya bagi NTB, kehilangan sektor tambang juga tentunya akan mempengaruhi perekonomian masyarakat di Lombok.
Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Mataram, Dr M Firmansyah, memberikan pandangannya tentang wacana perpisahan Pulau Lombok dan Sumbawa di NTB.
Ia menilai, Pulau Sumbawa dan Lombok justru akan menjadi daerah yang maju jika berdiri sendiri.
Baik Lombok maupun Sumbawa juga memiliki pendapatan dan potensi ekonomi yang berbeda-beda.
Hal ini akan menjadi penenang dan menghilangkan rasa khawatir Pulau Lombok jika ditinggalkan Pulau Sumbawa dari NTB.
Beberapa alasan yang bisa menjadikan Lombok tetap sehat dan tidak miskin meski ditinggalkan Pulau Sumbawa dari NTB:
1. Pariwisata yang maju
Lombok dikenal dengan potensi pariwisata yang cukup matang dan maju dibandingkan dengan Sumbawa.
Bahkan Lombok sendiri disebut mampu menyaingi Bali dengan berbagai event dan tempat wisata yang jauh lebih terkenal dibanding Sumbawa.
Lombok sudah memiliki Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika yang menjadi pusat pembangunan dan pariwisata.
Pembangunan KEK ini juga digadai-gadai akan memberikan dampak positif dan keuntungan di sektor perekonomian bagi Lombok meski ditinggal Sumbawa nantinya.
Adanya pemisahan antara Pulau Sumbawa dan NTB tentunya membuat pemerintah bisa lebih fokus mengembangkan KEK di Mandalika Lombok.
2. Pengembangan Industri Maritim dengan Global Hub
Tidak menutup kemungkinan, perpisahan Pulau Sumbawa dari NTB akan berdampak pada sistem perekonomian di Lombok.
Namun perginya Pulau Sumbawa nantinya akan membuat beberapa sektor di Lombok bisa dikelola dengan lebih maksimal.
Pengembangan Global Hub terintegrasi menjadi salah satu pemgembangan ikan dan udang yang bisa dilakukan di Lombok jika Pulau Sumbawa memisahkan diri.
3. Infrastruktur Pendidikan
Infrastruktur pendidikan di Lombok tentunya masih lebih memadai jika dibandingkan dengan Pulau Sumbawa.
Keuntungan dengan banyaknya perguruan tinggi terakreditasi di Lombok membuat banyak masyarakat Pulau Sumbawa harus berkunjung ke Lombok.
Beberapa perguruan tinggi yang menjadi favorit penduduk Pulau Sumbawa antara lain Universitas Mataram, Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram, Poltekpar Lombok, Universitas Hamzanwadi, UNDIKMA, IPDN, dan lain sebagainya.
4. Ekspansi Bisnis
Dibanding Lombok, Sumbawa dinilai akan memaksimalkan pendapatan daerahnya melalui beberapa sektor seperti pengembangan pertanian, pertambangan, peternakan, dan perikanan.
Meski memiliki tambang, Pulau Sumbawa harus bisa mengelola sumber daya ini dengan baik agar bisa menutupi kemiskinan masyarakatnya.
5. Menikmati anggaran Sumbawa
Kemajuan yang nantinya akan diperoleh Sumbawa tentunya akan berdampak pada daerah sekitarnya, termasuk Lombok.
Dengan masyarakat yang terkenal cukup hedon, masyarakat Pulau Sumbawa tentunya akan sering berkunjung ke Lombok untuk sekedar berbelanja, berwisata, atau jalan-jalan.
Itulah beberapa alasan Pulau Lombok tidak akan menjadi miskin jika ditinggalkan Pulau Sumbawa dari NTB.***
Editor : Fratama P.