Puasa sunnah Dzulhijjah, terutama di hari-hari menjelang Hari Raya Idul Adha, seperti puasa Tarwiyah dan puasa Arafah, menjadi kesempatan emas bagi umat Islam untuk meraih pahala besar dan ampunan dosa.
Dalam ajaran Islam, puasa sunnah sebelum Idul Adha menjadi bentuk ibadah yang sangat dianjurkan, terutama pada awal bulan Dzulhijjah.
- Puasa Dzulhijjah (1–7 Dzulhijjah)
Puasa sunnah Dzulhijjah dimulai dari tanggal 1 hingga 7 Dzulhijjah. Rasulullah SAW bersabda, "Tidak ada satu amal sholeh yang lebih dicintai oleh Allah melebihi amal sholeh yang dilakukan pada hari-hari ini (10 hari pertama bulan Dzulhijjah)." (HR Bukhari).
Keutamaannya:
- Pahala berlipat ganda: Setiap amal sholeh termasuk puasa pada hari-hari ini akan dilipatgandakan.
- Persiapan spiritual: Menjadi momen mempersiapkan diri menyambut Idul Adha dengan hati yang bersih.
- Pengampunan dosa: Meski derajat hadisnya berbeda, beberapa riwayat menyebut puasa di awal Dzulhijjah membawa ampunan dosa.
- Puasa Tarwiyah (8 Dzulhijjah)
Puasa Tarwiyah dilakukan pada tanggal 8 Dzulhijjah. Meski sebagian ulama menilai hadits tentang keutamaannya lemah, banyak umat Muslim yang tetap menjalaninya sebagai bagian dari rangkaian puasa sunnah sebelum Idul Adha.
Keutamaannya:
- Menghapus dosa satu tahun: Dalam beberapa riwayat disebutkan puasa Tarwiyah bisa menghapus dosa setahun.
- Menambah keutamaan amalan menjelang Idul Adha: Sebagai bentuk cinta dan taqwa kepada Allah SWT.
- Puasa Arafah (9 Dzulhijjah)
Puasa Arafah adalah puncak puasa sebelum Idul Adha. Ini adalah puasa yang sangat dianjurkan (sunnah muakkad) bagi yang tidak sedang berhaji.
Keutamaannya:
- Menghapus dosa dua tahun: Rasulullah SAW bersabda, "Puasa hari Arafah dapat menghapuskan dosa dua tahun yang telah lepas dan akan datang." (HR Muslim). Mayoritas ulama menafsirkan dosa-dosa yang dihapus adalah dosa kecil.
- Hari pembebasan dari api neraka: Hari Arafah adalah hari di mana Allah SWT banyak membebaskan hamba-Nya dari siksa api neraka.
- Mendekatkan diri kepada Allah SWT: Melaksanakan puasa ini merupakan bentuk ketaatan dan kecintaan kepada Allah SWT.
- Mengikuti sunnah Rasulullah SAW: Dengan berpuasa Arafah, umat Islam meneladani sunnah Rasulullah SAW.
Baca Juga: Niat Puasa Arafah dan Tarwiyah 2025: Tata Cara, Keutamaan, dan Jadwal Lengkap
Penutup:
Menjalankan puasa sunnah sebelum Idul Adha, seperti puasa Dzulhijjah, puasa Tarwiyah, dan puasa Arafah, adalah amalan luar biasa yang sangat dianjurkan dalam Islam.
Keutamaan puasa sunnah Dzulhijjah tidak hanya membawa pahala, tapi juga menjadi sarana pembersihan diri sebelum merayakan Idul Adha.
Jangan lewatkan kesempatan untuk meraih pahala berlipat, pengampunan dosa, dan ridha Allah SWT melalui puasa sebelum Idul Adha tahun ini.
Editor : Redaksi Lombok Post