LombokPost--Badan Urusan Logistik (Bulog) Lombok Timur (Lotim) berkomitmen dan akan bekerja sama dengan semua koperasi desa/kelurahan merah putih di Lotim.
Semua koperasi akan dijadikan rumah pangan kita (RPK).
”Kita sudah tanda tangan dengan beberapa koperasi untuk menyuplai bahan pokok, mulai dari beras, gula, minyak dan sebagainya,” terang Kepala Cabang (Kacab) Bulog Lotim Supermansah, Rabu (4/6).
Koperasi Desa Merah Putih akan membantu Bulog untuk menstabilkan harga bahan pokok ketika terjadi kenaikan harga.
Dan penyaluran bahan pokok juga akan lebih luas hingga ke pelosok-pelosok di Lotim.
Baca Juga: Solusi Nyata Berantas Jerat Rentenir Dengan Koperasi Merah Putih, Solusi Ekonomi Kerakyatan
Selain penyaluran bahan pokok, Bulog juga akan bekerja sama dengan koperasi di bidang transportasi.
Seperti transportasi yang akan digunakan untuk mengangkut beras, gabah dan petani yang ada di masing-masing desa, untuk pengadaan ke gudang Bulog.
Disebutkan, stok beras untuk memenuhi kebutuhan semua koperasi dipastikan aman.
Bahkan serapan beras di Bulog saat ini sudah mencapai 115 persen.
Saat ini koperasi yang telah menandatangani kerja sama dengan Bulog baru lima koperasi.
”Belum semua koperasi mengajukan kerja sama. Kita akan berkunjung nanti ke koperasi,” katanya.
Baca Juga: Urus Gabah dari Petani, Bulog Lotim Libatkan TNI
Jumlah RPK di Lotim saat ini, di luar Koperasi Desa Merah Putih sebanyak 150.
Dengan adanya koperasi merah putih ini diharapkan akan mempermudah penyaluran pangan ke masyarakat, dengan harga yang terjangkau.
Serapan gabah petani hingga akhir Mei lalu dianggap telah melampaui target yang diberikan oleh Bulog pusat, dengan jumlah serapan 115 persen atau sekitar 34 ribu ton setara beras.
Bahkan sampai saat ini Bulog masih melakukan penyerapan gabah petani, karena beberapa titik saat ini masih panen.
”Target kita 27 ribu ton setara beras. Gudang kita sudah sangat penuh, bahkan kita menyewa dan pinjam pakai gudang untuk penyimpanan,” katanya.
Baca Juga: Bulog Lotim Stabilkan Harga dengan 12 Ribu Ton Beras SPHP
Sebelumnya, Wakil Menteri Koperasi Ferry Juliantono saat berkunjung ke Desa Kembang Kuning, Kecamatan Sikur.
Dia menargetkan akhir Juni ini, semua koperasi Desa Merah Putih di Indonesia telah berbadan hukum. (par)
Editor : Kimda Farida