Lombok Post – Kantor Wali Kota Mataram sedang berbenah, Lantai satu gedung pemerintahan ini akan direnovasi dan ditata ulang dengan anggaran sekitar Rp 2,3 miliar.
Proyek ambisius ini telah dimulai sejak 11 Juni lalu dan ditargetkan rampung dalam lima bulan atau 150 hari kalender, dengan estimasi selesai pada November mendatang.
"Sesuai kontrak, pengerjaan dimulai 11 Juni kemarin, sampai lima bulan ke depan," terang Kepala Bagian Umum Kota Mataram, Baiq Yulia Kusumayanti.
Untuk memastikan aktivitas perkantoran tidak terganggu, Yulia menjelaskan bahwa pengerjaan akan difokuskan pada akhir pekan dan malam hari.
Renovasi ini akan mencakup perbaikan interior, pembongkaran beberapa dinding kamar mandi demi tampilan yang lebih estetis dan fungsional, serta penataan ulang ruang staf ahli dan para asisten wali kota.
"Semua akan kita perbaiki," tegasnya.
Salah satu perubahan paling signifikan adalah pemindahan Ruang Kenari, yang sebelumnya menjadi ruang pertemuan utama.
Ruang Kenari yang baru akan menempati area lebih luas di sisi barat, tepatnya di ruangan Asisten III dan Bagian Umum.
Kapasitasnya akan meningkat drastis dari 80 menjadi sekitar 150 orang.
"Kapasitas Ruang Kenari yang baru kurang lebih 150 orang. Ruang Kenari yang sekarang itu 80 orang sudah sangat sempit. Memang kita butuhkan ruangan yang lebih besar untuk rapat koordinasi," jelas Yulia, menyoroti kebutuhan mendesak akan ruang rapat yang lebih representatif.
Pengerjaan akan memprioritaskan penyelesaian Ruang Kenari baru dalam dua bulan pertama.
"Jadi kita usahakan Kenari sudah selesai baru kita kerjakan Ruang Kenari lama," kata Yulia.
Menariknya, Ruang Kenari lama nantinya akan dialihfungsikan menjadi command center baru. Ini merupakan peningkatan signifikan, menggantikan command center lama di lantai dua yang dinilai terlalu sempit.
Command center baru ini dirancang agar Wali Kota dapat memantau informasi dengan lebih efektif.
Dari total anggaran Rp 2,3 miliar, sebagian besar akan dialokasikan untuk pengadaan peralatan command center, khususnya layar LED berteknologi tinggi.
"Kalau fisiknya tidak terlalu besar. Yang besar untuk support command center," tambah Yulia.
Penataan juga akan dilakukan di sisi timur lantai satu, yang akan difungsikan sebagai ruang staf ahli dan asisten wali kota, mulai dari Asisten I hingga III.
Seluruh pejabat penting ini akan dipusatkan di lantai satu, melengkapi ruang Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang sudah direnovasi pada tahun 2024.
"Jadi kita pusatkan lantai satu untuk VIP," imbuh Baiq Yulia.
Implikasi dari renovasi ini, Bagian Umum Setda Kota Mataram akan dipindahkan ke lantai atas, menempati ruangan bekas Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A).
Sementara itu, DP3A2KB akan pindah ke eks Kantor Perpustakaan Kota Mataram di Jalan Gunung Rinjani, dan PPID akan menempati ruang command center lama di lantai dua.
Ruang transit VIP juga akan ditempatkan di ruang Asisten III, yang akan terhubung dengan lobi dan dipisahkan partisi.
Renovasi ini, menurut Baiq Yulia, memang sudah waktunya dilakukan mengingat kondisi bangunan kantor yang dibangun sejak tahun 1993 ini sudah tua dan mengalami kerusakan seperti atap keropos serta saluran air yang bocor.
"Ini memang sudah semestinya diperbaiki, kondisi sudah kurang representatif, bukan karena apa," pungkasnya.
Editor : Kimda Farida