Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Didampingi Kapolda NTB, Gubernur Iqbal Serahkan IPR Pertama untuk Koperasi Selonong Bukit Lestari Sumbawa

Marthadi • Sabtu, 12 Juli 2025 | 14:05 WIB

 

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal didampingi Kapolda NTB saat menyerahkan IPR Pertama kepada Koperasi Selonong Bukit Lestari, Sabtu (12/7).
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal didampingi Kapolda NTB saat menyerahkan IPR Pertama kepada Koperasi Selonong Bukit Lestari, Sabtu (12/7).
LombokPost — Hari Koperasi Nasional ke-78 menjadi momentum bersejarah bagi dunia koperasi di Nusa Tenggara Barat (NTB). Untuk pertama kalinya, sebuah koperasi lokal yakni Koperasi Selonong Bukit Lestari dari Sumbawa resmi menerima Izin Pertambangan Rakyat (IPR).

Izin diserahkan Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal didampingi Kapolda NTB Irjen Pol. Hadi Gunawan, Sabtu (12/7).

Peluncuran IPR untuk koperasi tambang ini menandai sejarah baru dalam pengelolaan sumber daya alam di NTB.

Baca Juga: Libur Semester Kok Guru “Dipaksa” Masuk tanpa Siswa dan Program Pengembangan Terencana

Momentum Hari Koperasi menjadi titik awal dimulainya praktik pertambangan rakyat legal yang berbasis kelembagaan koperasi.

Harapannya, kehadiran koperasi tambang ini mampu menghadirkan pertambangan yang bersih, berkelanjutan, dan berpihak kepada masyarakat lokal.

Dalam sambutannya, Kapolda Hadi Gunawan menyampaikan bahwa koperasi bukan sekadar badan usaha, tetapi merupakan gerakan sosial yang menjunjung tinggi nilai-nilai gotong royong dan kekeluargaan.

Baca Juga:  Tips untuk Mancing Mania, Keselamatan Tetap Nomor Satu, Siapkan Peralatan sebelum Berangkat

“Koperasi terbukti mampu menjadi penyangga ekonomi nasional, khususnya di tengah tantangan global saat ini. Dengan iklim usaha yang aman dan kondusif, kita dukung koperasi menjadi pilihan utama untuk membangun kemandirian ekonomi,” tegas kapolda.

Kapolda juga mengajak generasi muda NTB untuk ikut aktif dalam gerakan koperasi, termasuk di bidang pertambangan rakyat legal.

Ia menekankan pentingnya koperasi mematuhi semua regulasi agar kegiatan tambang dapat dijalankan secara bertanggung jawab dan ramah lingkungan.

Baca Juga: Rusdan, Ojek Perahu di Keruak Lombok Timur yang Rela Tinggalkan Pekerjaan sebagai Nelayan agar Siap Melayani Para Mancing Mania

Sementara itu, Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menegaskan bahwa koperasi adalah “soko guru” ekonomi nasional.

Ia mengingatkan bahwa Indonesia merupakan satu-satunya negara yang mencantumkan koperasi dalam konstitusinya.

“Selama soko guru ini berdiri, ekonomi Indonesia tidak akan runtuh. Dan koperasi adalah tiang itu. Karena itulah Presiden Prabowo mendorong lahirnya koperasi-koperasi baru, termasuk koperasi merah putih,” ujar gubernur.

Baca Juga: Bupati dan Kapolres KSB Tanam Jagung Serentak, Dukungan Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan Petani

Gubernur juga menyampaikan apresiasi kepada kapolda NTB yang telah menggagas dan mengawal inisiatif legalisasi pertambangan rakyat lewat jalur koperasi.

Ia mengakui bahwa selama lebih dari satu dekade, praktik tambang ilegal menjadi momok di NTB.

“Kita tidak bisa terus-terusan membiarkan kerusakan lingkungan dan ketimpangan ekonomi ini terjadi. Hadirnya koperasi tambang adalah solusi nyata, asal dijalankan sesuai aturan dan diawasi secara konsisten,” ujarnya.

Baca Juga: Kondisi Lemah, Jonathan Frizzy Dirujuk ke RS Sebelum Penahanan Kasus Vape Etomidate

Turut hadir mewakili Kantor Staf Presiden (KSP) RI, Brigjen TNI (Purn) Irianto.

Ia menilai langkah NTB ini sejalan dengan misi Deputi 5 KSP dalam pemberdayaan masyarakat dan pengentasan kemiskinan.

“Koperasi tambang ini bisa menjadi model nasional. Sinergi antara penambang, aparat, media, dan masyarakat adalah terobosan yang luar biasa, untuk menekan tambang ilegal dan meningkatkan kesejahteraan rakyat,” kata Irianto.

Koperasi Selonong Bukit Lestari pun menjadi koperasi tambang pertama di Indonesia yang menerima IPR secara resmi.

Model ini menjadi percontohan nasional untuk pertambangan rakyat yang dikelola secara legal, aman, dan berkeadilan.

Dengan semangat kolaborasi lintas sektor, Pemerintah Provinsi NTB dan aparat penegak hukum siap menjadikan koperasi tambang ini sebagai role model nasional.

Bagi masyarakat NTB, ini bukan hanya sebatas seremonial Hari Koperasi, tapi juga awal dari masa depan pertambangan rakyat yang legal dan berkelanjutan. (*)

 

Editor : Marthadi
#Hari Koperasi #Gubernur NTB #tambang #izin pertambangan #Kapolda NTB