LombokPost - Malam purnama 11 Juli 2025 menjadi momen bersejarah bagi Majelis Badruttamam, salah satu majelis taklim terbesar di Nusa Tenggara Barat (NTB) .
Dengan tajuk "Membawa Cinta bagi Semesta," perayaan satu dasawarsa ini berlangsung meriah di Lapangan Pondok Pesantren Darul Falah Pagutan, Kota Mataram.
Perayaan ini bukan hanya sekadar peringatan, tetapi juga menjadi ruang pemulihan spiritual dan sosial bagi warga, terutama korban banjir di Kota Mataram.
Rangkaian kegiatan dimulai sejak 8 Juli 2025 dengan pembukaan bazar UMKM di Jalan Banda Seraya yang berlangsung hingga hari puncak.
Pada malam perayaan, ribuan jemaah memadati lokasi untuk mengikuti berbagai kegiatan, termasuk:
- Lantunan selawat dan pertunjukan hadroh yang memukau
- Pembacaan Maulid dan Fatihah yang penuh kekhusyukan
- Mahalul Qiyam dan doa bersama yang menyentuh hati
- Pencak silat yang menampilkan keindahan gerakan dan kekuatan spiritual
- Tausiah yang memberikan pencerahan dan motivasi bagi jemaah
Pimpinan Pondok Pesantren Darul Falah Abuya TGH Muammar Arafat SH MH dalam tausiahnya menekankan pentingnya menjaga hubungan dengan Allah SWT.
"Ini bukan sekadar acara rutin, tapi sebuah gerakan cinta. Sepuluh tahun menjaga istikomah bukanlah hal yang mudah. Kita patut banyak-banyak bersyukur. Perbaiki hubungan dengan Allah, maka seluruh urusan kita akan diperbaiki oleh-Nya," ujarnya.
Muammar juga menambahkan bahwa acara ini menjadi sarana hiburan spiritual bagi masyarakat, terutama mereka yang terdampak bencana.
Baca Juga: Pura-pura Menolong, Satpam Curi Barang Berharga Korban Banjir Mataram
"Acara ini juga bagian dari pemulihan jiwa. Menghibur diri dengan cara yang indah dan bermakna. Ada bazar untuk gerakkan UMKM, ada tausiah yang menenangkan hati, dan semua dikemas dalam suasana religius yang menggembirakan," jelasnya.
Acara dihadiri oleh puluhan ribu jemaah dari berbagai daerah serta tamu undangan dari Pemerintah Provinsi NTB, Pemerintah Kota Mataram, Forkopimda, para tuan guru, TNI-Polri, tokoh masyarakat, dan jemaah.
Penjabat Sekda NTB Lalu Mohammad Faozal mewakili Gubernur NTB, mengaku takjub dengan kemeriahan acara.
Dia mengapresiasi upaya Majelis Badruttamam dalam membangun rohani masyarakat.
Dalam momen ini, Muammar juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan doa dan dukungan atas wafatnya kedua orang tuanya.
"Saya pribadi dan atas nama keluarga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak, keluarga, tetangga, para jemaah, para tuan guru, para pejabat, aparat TNI dan Polri atas segala bantuan, doa, dan kebaikan yang diberikan saat proses pemakaman kedua orang tua kami. Semoga Allah membalas semua kebaikan itu dengan pahala berlipat dan keberkahan hidup," tutur Abuya TGH Muammar Arafat, dengan haru.
Perayaan satu dasawarsa Majelis Badruttamam menjadi momen berharga bagi semua pihak yang terlibat.
Harapannya, semangat cinta dan kebersamaan ini dapat terus menjadi inspirasi bagi masyarakat luas. (yuk/r6/*)
Editor : Prihadi Zoldic