Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Miyako dan Rinnai Mataram Dukung Penuh Sahabat UMKM Fest 2.0 dengan Fasilitas Alat Masak

Nurul Hidayati • Senin, 18 Agustus 2025 | 15:31 WIB

Miyako dan Rinnai Mataram Dukung Penuh Sahabat UMKM Fest 2.0 dengan Fasilitas Alat Masak
Miyako dan Rinnai Mataram Dukung Penuh Sahabat UMKM Fest 2.0 dengan Fasilitas Alat Masak

LombokPost – Kegiatan Sahabat UMKM Fest 2.0 di Teras Udayana Mataram mendapat dukungan penuh dari Miyako dan Rinnai Cabang Mataram.

Sebagai bentuk komitmen terhadap pengembangan UMKM di daerah, kedua merek peralatan rumah tangga ini memfasilitasi kebutuhan alat masak bagi seluruh peserta lomba dan demo masak.

Perwakilan dari Miyako Rinnai Cabang Mataram Ariesyanto mengungkapkan dukungan ini merupakan wujud nyata kepedulian mereka terhadap pelaku UMKM.

"Sebagai bentuk dukungan, pihak kami memfasilitasi alat masak untuk semua peserta lomba dan demo masak," tuturnya.

Kehadiran Miyako dan Rinnai dalam acara ini tidak hanya membantu kelancaran berbagai sesi memasak dan kompetisi, tetapi juga memperkenalkan inovasi dan kualitas produk mereka kepada para pelaku UMKM yang sebagian besar bergerak di bidang kuliner.

Dengan peralatan masak yang memadai, diharapkan para peserta dapat berkreasi secara maksimal dan menghasilkan hidangan terbaik.

Dukungan ini juga sejalan dengan tujuan Sahabat UMKM Fest 2.0 yang berfokus pada pemberdayaan UMKM melalui berbagai kegiatan edukatif dan promosi.

Kolaborasi antara sektor swasta dan komunitas UMKM ini diharapkan dapat terus berlanjut untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Dalam demo masak mengunakan kompor tanam Rinnai RB-A2660G(B) sama Miyako DFP-2811 M B, DFP-2611 M B, DFP-26A, SP-18 A GP-26 A, dan lomba masak peralatan yang digunakan kompor Rinnai RI-150 CC dan Miyako Marbel DFP-2611 M B.

Demo masak menjadi salah satu daya tarik utama dalam gelaran Sahabat UMKM Fest 2.0. Chef Anton berhasil memukau para peserta dengan menyajikan dua hidangan khas Nusantara, yaitu Ayam Woku Belanga dari Manado dan Ikan Bakar Saus Taliwang, modifikasi dari hidangan khas Lombok yang biasanya menggunakan ayam.

Chef Anton menjelaskan meskipun saus Taliwang identik dengan ayam, ia memilih menggunakan ikan untuk memberikan sentuhan berbeda. "Biasanya orang cenderung mengolah itu dengan ayam, ya. Tapi kita, ini kita bakar dulu dengan memakai produk dari Miyako tadi, kita grill. Setelah itu kita masak dengan bumbu Taliwang," ujarnya.

Ia menegaskan bahwa esensi rasa bumbu Taliwang tetap sama, hanya bahan baku utamanya yang diganti.

Dalam demo masaknya, Chef Anton turut menyoroti keunggulan peralatan masak dari Miyako dan Rinnai yang menjadi sponsor acara. Untuk Ayam Woku Belanga, yang mengandung bahan seperti kunyit, jahe, dan lengkuas yang cenderung merusak alat masak berbahan aluminium atau stainless steel, Chef Anton menggunakan produk wajan berbahan marble dari Miyako.

"Kebetulan di sini ada produk dari marble tadi, itu yang sangat-sangat aman untuk hidangan-hidangan yang seperti itu. Yang bisa merusak alat memasak," jelasnya.

Selain itu, ia juga mendemonstrasikan penggunaan grill pan dari Miyako untuk membakar ikan.

Menurutnya, alat ini sangat memudahkan proses memanggang dan menghasilkan aroma yang tak kalah nikmat dengan metode pembakaran tradisional.

"Dengan adanya pan, frypan dari apa namanya grill pan dari Miyako itu sangat-sangat memudahkan kita. Dan nanti juga aromanya juga tidak kalah, tidak kalah apa namanya, menyengatnya. Aromanya juga enak banget," kata Chef Anton.

Barcode Lombok Post
Barcode Lombok Post

Tak ketinggalan, inovasi dari Rinnai juga dipamerkan, khususnya kompor terbaru yang mengutamakan keamanan.

Chef Anton menjelaskan fitur canggih pada kompor Rinnai yang dapat mengecilkan api secara otomatis saat alat masak diangkat dari kompor. Bahkan, jika dalam 10 hingga 20 detik alat masak tidak diletakkan kembali, api akan mati dengan sendirinya.

"Itu sangat-sangat cocok dengan gaya-gaya ibu yang sangat sekarang mungkin dengan kesibukannya masing-masing dan itu sangat-sangat cocok. Jadi, ada timer-nya juga, suhu juga bisa diatur," pungkasnya, menunjukkan bahwa peralatan modern ini sangat mendukung gaya hidup praktis dan aman.

Sahabat UMKM Fest 2.0 kembali digelar untuk memberdayakan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), baik dari komunitas internal maupun UMKM dari luar.

Acara yang berlangsung selama dua hari ini dimeriahkan dengan berbagai kegiatan, mulai dari lomba khas Tujuhbelasan hingga kelas memasak dan demo baking.

Menurut Panitia Inti Sahabat UMKM Fest 2.0 Lalu Wahyu Aris Pandya katakan tujuan utama festival ini adalah memberikan wadah bagi UMKM untuk berkembang.

"Kita menggelarnya untuk memberdayakan teman-teman UMKM, khususnya di komunitas dan juga UMKM luar karena kita buka tenant juga untuk UMKM luar," jelas Lalu Wahyu.

Festival ini menghadirkan 25 stan UMKM yang berpartisipasi. Tidak hanya sebagai peserta, banyak anggota UMKM juga terlibat sebagai panitia, pengunjung, dan bahkan sponsor.

"Tidak hanya sponsor besar dari perusahaan, teman-teman UMKM juga memberikan support nanti akan di kita jadikan goodie bag, doorprize, dan lain sebagainya," tambah Lalu Wahyu.

Selain pameran produk, Sahabat UMKM Fest 2.0 juga mengadopsi semangat kemerdekaan dengan mengadakan berbagai mata lomba identik dengan perayaan Tujuhbelasan, seperti tarik tambang, yang dilaksanakan pada tanggal 16 Agustus.

Sementara itu, pada tanggal 17 Agustus, festival ini bekerja sama dengan beberapa sponsor di bidang kebutuhan rumah tangga, seperti Miyako dan Rinnai, untuk menyelenggarakan cooking class dan baking demo.

"Karena kita memang fokusnya ke teman-teman UMKM dan rata-rata teman-teman UMKM itu kan ya tidak jauh-jauh dari dapur gitu," ungkap Lalu Wahyu.

Playstore Lombok Post
Playstore Lombok Post

Sahabat UMKM sendiri memiliki sekitar seratus anggota. Untuk partisipasi stan UMKM dalam festival ini, panitia menerapkan sistem terbuka untuk umum, tidak ada seleksi khusus. "Untuk tenant kita open for public gitu," terangnya.

Jadi, dengan biaya lima ratus ribu selama dua hari kita berikan fasilitas tenda, kursi, meja, nanti juga ada promosi dari MC dan juga listrik itu selama dua hari, jadi publik gitu," pungkas Lalu Wahyu. Ia menambahkan, prinsipnya "siapa cepat dia dapat" untuk mengisi stan UMKM yang tersedia.

Editor : Pujo Nugroho
#UMKM #Miyako #sahabat #Rinnai #Mataram #alat masak