LombokPost - Industri pariwisata Kota Mataram menunjukkan tren positif dengan lonjakan signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
Setelah mencatat 730.685 kunjungan di tahun 2024, Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram menetapkan target ambisius sebesar 862.000 wisatawan untuk tahun 2025.
Target ini dinilai realistis, mengingat capaian di semester pertama tahun 2025 sudah mencapai lebih dari 50 persen.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Mataram, Cahya Samudra, menyatakan optimisme tersebut didukung oleh berbagai event berskala nasional yang sukses meningkatkan kunjungan.
"Enam bulan pertama 2025, kita sudah setengah dari target. Ini sinyal kuat bahwa tren kunjungan wisatawan ke Mataram sedang naik," ujar Cahya.
Salah satu pemicu utama lonjakan kunjungan adalah kehadiran event-event besar, seperti Festival Olahraga Masyarakat Nasional (Fornas) yang digelar pada Juli-Agustus 2025.
Acara ini berhasil menarik ribuan peserta dari berbagai daerah, yang tak hanya berpartisipasi dalam ajang olahraga, tetapi juga menikmati destinasi wisata di Mataram.
"Fornas kemarin memberi dampak besar. Ekonomi bergerak, dan kunjungan wisatawan ikut terkerek," jelasnya.
Selain Fornas, rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-32 Kota Mataram juga menjadi daya tarik tersendiri. Berbagai atraksi budaya, pertunjukan seni, dan perlombaan rakyat berhasil menarik perhatian, sekaligus menjadi ajang pemanasan sebelum perhelatan MotoGP.
Meskipun wisatawan domestik masih mendominasi, kunjungan dari mancanegara juga mulai menunjukkan tren positif, terutama saat ada event tertentu seperti Festival Mutiara. Untuk memastikan target tahunan tercapai, Pemkot Mataram telah menyiapkan sejumlah strategi, termasuk kolaborasi lintas sektor, memperkuat kerja sama dengan agen perjalanan, perhotelan, restoran, dan Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI).
Kemudian, promosi budaya. Pihaknya gencar mempromosikan atraksi budaya khas Lombok, seperti peresean, yang terbukti sukses menarik minat wisatawan. Selama HUT Kota Mataram, peresean bahkan ditampilkan empat hari berturut-turut.
Dengan tren positif, momentum dari event besar, dan strategi promosi yang terarah, Cahya Samudra sangat optimistis target 862.000 wisatawan di tahun 2025 akan terlampaui.
"Kuncinya ada pada promosi yang tepat dan pemanfaatan momentum. Kalau melihat tren saat ini, target tahunan sangat realistis untuk dicapai," pungkasnya.
Editor : Jelo Sangaji