Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Peran Ayah Kunci Hadapi Budaya Patriarki, Membangun Keluarga Tangguh di Lombok

Sanchia Vaneka • Jumat, 29 Agustus 2025 | 05:24 WIB
Photo
Photo

 LombokPost - Budaya patriarki yang masih mengakar kuat di Lombok menjadi tantangan besar dalam menciptakan keluarga yang harmonis.

Menyadari hal ini, Ketua Tim Penggerak PKK (TP PKK) Kota Mataram, Kinnastri Mohan Roliskana, menyoroti pentingnya peran ayah dalam pendidikan anak di lingkup rumah tangga.

Kinnastri menekankan bahwa pendidikan anak bukan hanya tanggung jawab ibu, melainkan juga peran vital dari ayah sebagai pemimpin keluarga. Ia menjelaskan, dalam ajaran agama, ayah memegang tanggung jawab utama terhadap istri dan anak-anaknya. Oleh karena itu, keterlibatan aktif ayah dalam keseharian anak menjadi sangat krusial.

Gerakan mengantar anak ke sekolah, yang digagas oleh Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN pada 14 Juli 2025 lalu, menjadi momentum penting. Program ini bertujuan memperkuat ikatan batin antara ayah dan anak.

Menurutnya, kedekatan emosional antara ayah dan anak akan membangun rasa percaya dan ikatan yang kuat. Ketika seorang anak memiliki sosok ayah sebagai tempat bergantung dan panutan, mereka akan lebih teguh dan tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal negatif di luar.

"Sosok ayah ini sangat kuat dalam parenting keluarga," tuturnya.

Perubahan ini memang harus dilakukan secara bertahap dan konsisten. Kebiasaan sederhana seperti senyum, salam, dan sapa yang dilakukan oleh ayah setiap hari memiliki makna besar dalam membentuk karakter anak dan memperkuat fondasi keluarga yang tangguh.

 

Editor : Siti Aeny Maryam
#ayah antar anak sekolah #Mataram #Kinnastri #mohan