Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

NGERI! Sahroni Bersama 4 Anggota Keluarganya Ditemukan Tewas, Terkubur di Halaman Belakang Rumahnya

Fratama P. • Kamis, 4 September 2025 | 19:13 WIB
Sahroni dan keluarga ditemukan meninggal
Sahroni dan keluarga ditemukan meninggal

LombokPost - Warga Kelurahan Paoman, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, digemparkan oleh penemuan mengerikan keluarga Sahroni.

Satu keluarga Sahroni yang terdiri dari lima orang, ditemukan tewas dalam satu liang kubur di halaman belakang rumah mereka.

Para korban diidentifikasi sebagai Sahroni, istri, ayah mertua, anak perempuan, dan seorang bayi.

Penemuan ini berawal dari kecurigaan tetangga Sahroni yang mencium bau busuk selama beberapa hari.

AKP Tarno, Kepala Seksi Humas Polres Indramayu, mengonfirmasi penemuan tersebut yang berawal dari laporan warga.

Setelah melakukan penyisiran, polisi menemukan sebuah gundukan tanah mencurigakan di pekarangan belakang rumah korban.

"Setelah pemeriksaan, di bagian belakang rumah ditemukan gundukan tanah. Sewaktu digali, ada lima mayat dalam satu liang," kata AKP Tarno, Selasa (2/9).

Kisah di Balik Penemuan Tragis

Kisah ini berawal dari kepekaan seorang tetangga bernama Euis.

Menurut keterangan warga lain bernama Sohib, kecurigaan Euis muncul pada hari Kamis ketika anak Sahroni tidak masuk sekolah.

Euis mencoba menghubungi keluarga tersebut, tetapi panggilannya tidak mendapat jawaban.

"Kamis hari itu, Ibu Euis, yang persis tetanggaaan, sebelah rumahnya Pak Haji Sahroni. Anak Ibu Euis sekolah bareng dengan anaknya Pak Haji Sahroni," kata Sohib.

Kekhawatiran semakin memuncak setelah hingga hari Sabtu (30/8), rumah Sahroni masih tertutup rapat dan seluruh anggota keluarga tidak bisa dihubungi.

Euis kemudian berinisiatif menghubungi kerabat korban, Ema, yang tinggal di lokasi lain.

Setelah tiba, Ema dan warga memutuskan untuk mendobrak pintu rumah.

Mereka menemukan rumah dalam keadaan sepi dan mencium bau busuk yang sangat kuat dari arah halaman belakang.

Bau tersebut menuntun mereka pada sebuah gundukan tanah segar di dekat pohon nangka.

Jejak kaki manusia yang terlihat di sekitar gundukan itu menguatkan firasat buruk mereka.

Setelah meminta bantuan warga lain, penggalian pun dilakukan hingga akhirnya tabir horor itu terungkap.

"Setelah gundukan tanah digali, akhirnya diketahui bahwa, jasad yang terkubur adalah Haji Sahroni dan keluarga," tutur Sohib.

Penyelidikan Menuju Dugaan Perampokan Sadis

Tim Inafis dari Polres Indramayu segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk cangkul, ember kecil, seprai, dan terpal biru berbercak darah.

Kelima jenazah langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Losarang untuk otopsi guna memastikan penyebab dan waktu kematian.

"Dalam perkiraan, korban sudah meninggal beberapa hari sebelum ditemukan. Kalau penyebab pastinya masih menunggu autopsi," ujar AKP Tarno.

Polisi kini mendalami kasus ini dengan dugaan kuat mengarah pada perampokan disertai kekerasan.

"Masih dalam pendalaman Satuan Reserse Kriminal Polres Indramayu, termasuk soal barang-barang yang hilang," kata Tarno.

Dugaan ini diperkuat oleh kesaksian warga lain, Ami (35), yang melihat dua mobil pikap berhenti di depan rumah korban sebelum mayat-mayat itu ditemukan.

Kesaksian ini membuka kemungkinan bahwa pelaku berjumlah lebih dari satu orang dan telah merencanakan aksinya pada keluarga Sahroni dengan matang.***

Editor : Fratama P.
#Sahroni