Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Wali Kota Mataram Akan Evaluasi Kinerja Pejabat Baru dalam 6 Bulan ke Depan

Sanchia Vaneka • Sabtu, 4 Oktober 2025 | 09:33 WIB

 

 

Wali Kota Mataram Mohan Roliskana saat melantik pejabat
Wali Kota Mataram Mohan Roliskana saat melantik pejabat


LombokPost
– Wali Kota Mataram, Mohan Roliskana, kembali melakukan penyegaran birokrasi melalui mutasi besar-besaran yang melibatkan 103 pejabat struktural dan fungsional. Dalam pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pada Jumat (3/10) tersebut, Wali Kota Mataram memberikan tantangan tegas: kinerja pejabat baru akan dievaluasi dalam waktu enam bulan.

Dari total 103 pejabat yang bergeser posisi, rinciannya mencakup 12 pejabat eselon II (Kepala OPD), 35 pejabat eselon III, dan 56 pejabat eselon IV. Reposisi jabatan kali ini menarik perhatian publik karena melibatkan pergeseran sejumlah nama kunci di level eselon II.

"Saya pesan kepada semua agar melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. Sudah melalui aturan dengan norma yang berlaku," tegas Mohan usai pelantikan.

Mohan menekankan, mutasi ini murni untuk kebutuhan organisasi dan penyegaran, bukan sekadar pemenuhan jenjang karier. Tujuannya agar pejabat tidak jenuh dan lebih terpacu untuk kreatif dan inovatif di posisi baru.

"Ini kebutuhan organisasi. Perlu melakukan reposisi, agar tidak jenuh untuk bertempat, lebih kreatif dan inovatif di tempat yang baru," ujarnya.

Baca Juga: Mutasi Besar-besaran Guncang Pemkot Mataram, Baiq Nelly Jabat Asisten III

Masa enam bulan dinilai sebagai batas waktu yang cukup bagi pejabat baru untuk tancap gas. Konsolidasi dan adaptasi tidak boleh berlarut-larut. Tolok ukur utama keberhasilan mereka adalah kemampuan untuk segera melahirkan program-program yang inovatif dan kreatif.

"Begitu masuk, mereka harus bisa melahirkan program-program yang kreatif lah. Dan saya, itu tolok ukurnya itu,” imbuh Mohan.

Selain program, aspek manajerial dan literasi juga menjadi penilaian, namun yang terpenting adalah semangat yang mampu ditularkan untuk memompa sumber daya di OPD yang dipimpin.

Dalam perombakan ini, 12 pejabat eselon II mengalami pergeseran posisi, di antaranya Baiq Nelly Kusumawati dari Inspektur menjadi Asisten Administrasi Umum Setda Kota Mataram.

Selain Nelly, Zarkasyi dan Sumartono kini menjabat sebagai Staf Ahli bidang Ekonomi dan Kemasyarakatan.

Beberapa OPD juga mengalami perombakan kepemimpinan. Irwan Harimansyah kini menakhodai Dinas Perdagangan. Lalu Samsul Adnan dipercaya memimpin Dinas Pemuda dan Olahraga.

Di Diskominfo, M. Ramadhani menggantikan posisi kepala dinas. Jemmy Nelwan kini bertugas di Dinas Perindustrian, Koperasi, dan UMKM. 

Rudi Suryawan memimpin Damkarmat, Johari memimpin Dinas Pertanian, dan M. Carnoto menjabat sebagai Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan.

Nyoman Suwandiasa kini mengomandoi Badan Riset dan Inovasi Daerah. 

Wali Kota Mataram juga memastikan bahwa mutasi kali ini adalah gelombang pertama dan akan diikuti oleh gelombang lanjutan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Mataram Lalu Alwan Basri menambahkan, perombakan dilakukan juga untuk mengisi kekosongan jabatan vital.

Saat ini, terdapat sekitar 10 jabatan Eselon II atau setingkat Kepala OPD yang masih kosong. Jabatan-jabatan strategis ini rencananya akan segera diisi melalui mekanisme seleksi terbuka (selter) atau lelang jabatan terbuka.

"Total yang ini 103 (posisi). Yang akan kita selter nanti ada sekitar 10 jabatan Eselon II yang kosong,” tandasnya.

Editor : Jelo Sangaji
#Sekda Mataram #Pemkot Mataram #Mutasi 103 Jabatan #Mataram #Mohan Roliskana