LombokPost – "Car Free Day" Teras Udayana Kota Mataram pada Minggu, 2 November 2025, menjadi saksi kemeriahan Festival bertajuk "Seni, Harapan dan Cinta" yang digagas oleh Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) NTB.
Acara ini bukan hanya hiburan rakyat, tetapi juga platform peluncuran inovasi strategis yang ditujukan untuk reintegrasi produktif warga binaan.
Ribuan masyarakat Mataram memadati acara yang menampilkan beragam atraksi. Panggung utama dihangatkan oleh penampilan energik Jeruji Band Lapas Lombok Barat, keindahan Seni Tari Lapas Perempuan Mataram, hingga ketegangan budaya Peresean dari Pepadu Lapas Selong dan Lapas Lombok Barat.
- Gelar Produk Hasil Karya Warga Binaan (meubelair, kuliner, clothing, kerajinan tangan).
- Pemeriksaan Kesehatan Gratis bekerja sama dengan UPTD Dinas Kesehatan Mataram dan Puskesmas Pejeruk.
Baca Juga: Warga Binaan Pemasyarakatan Lombok Tengah 'Disulap' Jadi Pembudidaya Ikan Andal! Dukungan BBI Bikin Lapas Panen Keterampilan
Puncak acara ditandai dengan peluncuran resmi "WARNAPAS Academy", sebuah inovasi tata kelola pembinaan dan ekosistem reintegrasi produktif warga binaan. Inovasi ini digagas sebagai pusat pembelajaran strategis berbasis teknologi informasi yang berorientasi pada pembinaan yang bermanfaat.
Ka.Kanwil Ditjenpas NTB, Agung Krisna, secara simbolis menandatangani nota kesepahaman dengan mitra stakeholder dan civitas akademi perguruan tinggi di NTB, menegaskan komitmen kolaborasi.
"WARNAPAS Academy diharapkan menjadi wadah yang mampu membangun ekosistem pembinaan yang unggul, di mana setiap warga binaan memiliki kesempatan nyata untuk mengembangkan kompetensi, memperkuat karakter, dan menyiapkan masa depan yang baik setelah bebas," ujar Agung Krisna.
- Sertifikasi Keterampilan: Memastikan warga binaan mendapatkan skill yang bersertifikat dan diakui oleh bidang usaha.
- Ekosistem Pembinaan Unggul: Mendukung pembelajaran yang memulihkan harga diri dan mendokumentasikan capaian belajar.
- Promosi Karya: Menjadi ajang promosi dan pemasaran hasil karya warga binaan dari seluruh UPT Pemasyarakatan di NTB.
Baca Juga: 12.000 Benih Nila Banjiri Lapas Lombok Tengah, Pemprov NTB Genjot Ketahanan Pangan dari Balik Jeruji
Festival ini sekaligus mempromosikan produk unggulan yang dihasilkan melalui pembinaan WARNAPAS Academy, seperti keterampilan tata boga, meubelair, clothing, kerajinan tangan, dan produk ketahanan pangan.
Agung Krisna menambahkan bahwa festival dan peluncuran WARNAPAS Academy adalah wujud nyata kontribusi Pemasyarakatan dalam mendukung:
- Program Akselerasi Menteri Imipas dalam aspek ketahanan pangan dan penguatan UMKM.
- Menyukseskan visi Indonesia Emas 2045.
Antusiasme tinggi dari masyarakat terhadap festival ini semakin memberikan semangat kepada petugas pemasyarakatan untuk terus memberikan pelayanan terbaik, menegaskan bahwa Pemasyarakatan Pasti Bermanfaat untuk Masyarakat.