Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

887 KPM di Mataram Lulus dari Bantuan Sosial PKH

Sanchia Vaneka • Senin, 10 November 2025 | 11:52 WIB

 

Photo
Photo

 

LombokPost – Upaya pengentasan kemiskinan di Kota Mataram menunjukkan hasil positif.

Ratusan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kota Mataram dinyatakan graduasi atau lulus dari program bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH), yang menjadi indikator nyata adanya peningkatan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi.

Plt Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Mataram, Samsul Adnan, mengonfirmasi bahwa graduasi KPM Mataram ini murni didasari oleh peningkatan kesejahteraan kepala keluarga.

Berdasarkan data Dinsos Kota Mataram periode Januari hingga Oktober tahun ini, total KPM yang tidak lagi menerima bantuan PKH mencapai 887 Kepala Keluarga (KK).

Angka ini terbagi dalam dua kategori graduasi utama:

Graduasi ini terbagi menjadi dua kategori utama: sebanyak 513 KK mencapai graduasi mandiri atau murni karena kondisi ekonomi keluarga mereka sudah mapan, seringkali ditandai dengan adanya anggota keluarga yang bekerja sebagai ASN, TNI, atau pegawai swasta bergaji di atas UMR; sementara 374 KK lainnya lulus melalui Program Pendampingan Peningkatan Ekonomi Keluarga Sejahtera (PPSE) setelah usaha yang mereka rintis dengan bantuan modal sebesar Rp 5 juta dinilai berhasil berkembang setelah evaluasi satu tahun.

Baca Juga: Dinsos Mataram Targetkan 600 KPM Mandiri, Bansos Akan Lebih Tepat Sasaran

Kategori Graduasi mandiri atau murni mencakup 513 KK. Samsul Adnan menjelaskan bahwa hasil verifikasi dan validasi (verval) menunjukkan secara nyata bahwa kondisi ekonomi KPM yang bersangkutan sudah mapan atau sejahtera.

"Graduasi mandiri masuk dalam kelompok ini (setelah verval), ditemukan ekonominya sudah mapan. Bisa jadi karena ada anggota keluarga yang sudah bekerja menjadi TNI, ASN, atau pegawai swasta dengan gaji di atas UMR," terangnya.

Selain graduasi murni, lulus bantuan sosial Mataram juga dicapai melalui program Pendampingan Peningkatan Ekonomi Keluarga Sejahtera (PPSE), yang berhasil menggraduasi 374 KK.

Program PPSE menawarkan bantuan permodalan usaha sebesar Rp 5 juta kepada KPM. KPM yang menerima modal ini kemudian dievaluasi perkembangannya selama satu tahun.

“Bedanya, kalau PPSE mereka mendapatkan bantuan permodalan 5 juta. Kalau dalam proses evaluasi satu tahun usahanya berkembang, itu langsung dicoret sebagai penerima PKH,” paparnya.

Jika usaha tidak menunjukkan perkembangan, KPM tersebut akan tetap melanjutkan sebagai penerima PKH.

Angka 887 KK yang graduasi PKH Mataram hingga Oktober ini dinilai signifikan dari total penerima PKH sebelumnya yang berjumlah sekitar 22 ribu KK, menandakan efektivitas program dalam mendorong masyarakat keluar dari kondisi ekonomi rentan.

Editor : Kimda Farida
#dinsos #graduasi #PKH