Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Dinas Kesehatan Mataram Mulai Layani Pemeriksaan Calon Haji di 11 Puskesmas

Sanchia Vaneka • Senin, 17 November 2025 | 10:17 WIB

 

Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram Emirald Isfihan
Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram Emirald Isfihan



LombokPost
– Dinas Kesehatan (Dikes) Kota Mataram secara resmi telah memulai tahapan pemeriksaan kesehatan bagi 590 calon jemaah haji (CJH) yang akan berangkat tahun ini. Layanan skrining kesehatan dasar ini dipusatkan di 11 puskesmas yang tersebar di wilayah Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Kepala Dikes Kota Mataram Emirald Isfihan menyatakan bahwa layanan ini merupakan tindak lanjut dari rekomendasi resmi yang dikeluarkan oleh Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Mataram.

"Setiap calon haji yang datang siap kami layani, asalkan membawa rekomendasi dari Kemenag,” kata Emirald.

Dikes Mataram memastikan kesiapan infrastruktur dan personel. Meskipun tidak ada penambahan petugas, setiap puskesmas telah memiliki tim programmer haji yang terdiri dari dokter dan perawat untuk melayani pemeriksaan secara optimal.

Hingga saat ini, dr. Emirald Isfihan menyebutkan bahwa surat rekomendasi Istitaah (kemampuan kesehatan untuk berhaji) belum diterbitkan. Istitaah merupakan tahap paling krusial dan menjadi penentu kelayakan jemaah, yang hanya akan dikeluarkan setelah serangkaian pemeriksaan lanjutan yang ketat.

"Istitaah menjadi tahap akhir di kami. Ada jemaah yang melakukan pemeriksaan lanjutan, pemeriksaan di rumah sakit, dan lainnya," jelasnya.

Selain pemeriksaan medis semata, Dikes Mataram melalui tim di puskesmas juga aktif memberikan layanan bimbingan kesehatan haji. Layanan ini bersifat preventif dan edukatif, bertujuan agar CJH mampu menjadi jemaah yang mandiri dan sehat walafiat di Tanah Suci.

Bimbingan yang diberikan mencakup, edukasi konsumsi makanan bergizi dan berimbang; pentingnya olahraga teratur dan istirahat yang cukup; dan program kegiatan olahraga berkala yang diselenggarakan oleh tim puskesmas.

Langkah preventif ini ditekankan karena kesehatan merupakan modal utama dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji. Diharapkan, seluruh calon jemaah haji dapat cepat mendapatkan rekomendasi Istitaah setelah mengikuti seluruh tahapan.

Editor : Jelo Sangaji
#Dikes Mataram #cjh