Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Waspada ISPA! Ahli Gizi Ingatkan Pola Makan Seimbang Kunci Imunitas Kuat di Musim Pancaroba

Lombok Post Online • Sabtu, 22 November 2025 | 11:14 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

LombokPost – Musim pancaroba sering kali ditandai dengan lonjakan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dan flu. Kondisi cuaca yang tidak menentu ini membuat daya tahan tubuh mudah menurun, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia.

Ahli Gizi RSUD Provinsi NTB, Siti Utami Sulasty, S.Gz., M.Gz., RD, mengingatkan pentingnya menjaga pola makan agar tubuh tetap prima.

Ia menekankan bahwa masyarakat perlu meningkatkan asupan vitamin, mineral, dan makanan tinggi antioksidan agar imunitas tetap kuat.

"Yang paling utama adalah mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang. Saat musim pancaroba, tubuh membutuhkan asupan vitamin, mineral, serta makanan tinggi antioksidan agar imunitas tetap kuat," jelasnya.

Pangan Lokal Lombok Kaya Gizi Seimbang

Siti Utami menyebut masyarakat Lombok beruntung karena tidak kesulitan memenuhi gizi seimbang mengingat bahan pangan lokal yang melimpah.

Karbohidrat: Tersedia dari nasi, jagung, ubi, kentang, dan singkong.

Protein Hewani: Mudah didapatkan dari ikan laut/tawar, ayam, telur, dan daging sapi.

Protein Nabati: Banyak diproduksi lokal seperti tempe, tahu, kacang-kacangan (merah, hijau, tanah), dan lebui.

Beberapa bahan pangan lokal Lombok bahkan memiliki manfaat khusus bagi imunitas jika diolah dengan cara yang tepat

Bahan Pangan Super Indonesia: Kaya Nutrisi dan Cara Olahnya yang Praktis

Tiga bahan pangan yang umum dijumpai di Indonesia ini dikenal memiliki kandungan utama yang luar biasa penting bagi kesehatan. Mengolahnya dengan cara yang tepat dapat memaksimalkan manfaat nutrisinya.

Berikut adalah ringkasan bahan pangan, kandungan nutrisi unggul, dan saran pengolahannya.

Daun Kelor. Kandungan Utama: Flavonoid dan Polifenol (senyawa antioksidan tinggi yang baik untuk melawan radikal bebas).

Saran Pengolahan: Daun kelor paling nikmat dan segar bila dimasak sebagai sayur bening dengan bumbu minimal. Cara ini membantu mempertahankan nutrisi dan rasa khasnya.

Ikan Kembung. Kandungan Utama: Omega-3 dan Selenium (Asam lemak esensial Omega-3 sangat penting untuk otak dan jantung, sementara Selenium berperan sebagai antioksidan).

Saran Pengolahan: Untuk menjaga kualitas Omega-3, ikan kembung disarankan dikukus atau dimasak berkuah (seperti pindang atau sup ikan). Menggoreng dalam suhu tinggi dapat merusak sebagian kandungan Omega-3.

Pepaya. Kandungan Utama: Tinggi Vitamin C (sumber vitamin C alami yang sangat baik untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan kesehatan kulit).

Saran Pengolahan: Pepaya paling baik dikonsumsi langsung dalam keadaan segar. Teksturnya yang lembut menjadikannya camilan sehat yang praktis tanpa perlu proses memasak tambahan.

Fokus pada Hidrasi dan Batasan Suplemen

Selain makanan, hidrasi memegang peran besar. Siti Utami menyarankan masyarakat untuk minum setidaknya dua liter air per hari. Jika cuaca panas atau banyak berkeringat, asupan harus ditambah, dan disarankan untuk membiasakan minum sebelum haus.

Terkait suplemen, ia menegaskan bahwa vitamin tambahan tidak selalu diperlukan selama gizi seimbang terpenuhi. Suplemen hanya dibutuhkan pada kondisi tertentu atau ketika asupan makanan memang tidak mencukupi.

Masyarakat juga diingatkan untuk mewaspadai pola makan tidak sehat seperti konsumsi berlebihan makanan manis dan gorengan. Minum es saat cuaca panas. Rendahnya konsumsi buah dan sayur.

Dengan pola makan dan kecukupan cairan yang tepat, masyarakat Lombok diharapkan tetap sehat menghadapi peralihan cuaca tahun ini. (ton/r3)

Editor : Kimda Farida
#ispa #suplemen #vitamin #ahli gizi #pancaroba