LombokPost – Tren gaya hidup sehat dengan mengonsumsi real food atau makanan utuh tanpa proses berlebihan mulai merambah Kota Mataram.
Peluang ini ditangkap jeli oleh Annisa Jasmine, wanita di balik gerai sederhana namun unik bernama “Kukusan” di Jalan Majapahit, Mataram.
Setiap pagi, gerai "Kukusan" menyajikan aneka makanan serba kukusan, mulai dari ubi ungu, talas, pisang, hingga lauk pauk seperti ayam, tempe, serta minuman rempah tanpa gula.
Annisa menceritakan bahwa ide bisnis ini murni berawal dari video di aplikasi TikTok.
“Awalnya itu benar-benar terinspirasi dari TikTok. Ada mas-mas di Kediri, Jawa, yang jualan ubi-ubian kukus seperti ini di Lombok sepertinya belum ada yang jual, jadi saya bilang, coba deh di sini,” ujar Annisa.
Titik Balik dari "Polopendem" ke "Kukusan"
Usaha yang telah berjalan delapan bulan ini awalnya hanya menjual ubi-ubian yang dikenal dengan istilah Jawa, ‘Polopendem’. Namun, nama tersebut kurang familiar, membuat dagangan Annisa sempat sepi bahkan mengalami minus karena harus membuang puluhan kilogram barang setiap hari.
Titik balik terjadi ketika seorang pelanggan menyarankan agar nama dagangannya diganti menjadi lebih lugas: “Kukusan”.
"Dan benar, setelah diganti, makin banyak yang tahu,” papar Annisa.
Meskipun Annisa mengaku bukan penggiat real food, ia sangat jeli membaca kebutuhan pasar. Berawal dari masukan konsumen, ia kini melengkapi menu dengan sayur, lauk pauk (protein), buah potong, hingga minuman rempah yang diracik sendiri menggunakan gula diet.
Strategi Digital dan Perluasan Jangkauan
Pelanggan awalnya didominasi oleh pegawai kantoran di sekitar Jalan Majapahit dan mereka yang menjalani program diet.
Annisa menerapkan strategi pemasaran yang unik:
Pelanggan Tetap Dulu: Konten di TikTok baru dibuat setelah empat bulan beroperasi dan memiliki basis pelanggan tetap.
Memperluas Traffic: Konten bertujuan untuk memperluas jangkauan ke luar Jalan Majapahit.
Upaya ini berhasil mendatangkan pelanggan baru yang datang karena rasa penasaran setelah melihat di TikTok.
Dengan harga yang sangat terjangkau (mulai dari Rp 1.000 hingga Rp 5.000 per porsi), gerai "Kukusan" melayani pembeli setiap hari Senin hingga Sabtu mulai pukul 06.00 hingga 09.00 WITA.
Pada hari Minggu, Annisa pindah berjualan di kawasan Car Free Day (CFD) Udayana. (SANCHIA VANEKA, Mataram/r9)
Editor : Kimda Farida