Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Siapakah Miftachul Akhyar, Sosok yang Pimpin PBNU Usai Gus Yahya Diberhentikan?

Fratama P. • Kamis, 27 November 2025 | 18:19 WIB
Sosok Miftachul Akhyar
Sosok Miftachul Akhyar

LombokPost - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengalami transisi kepemimpinan tertinggi dengan Miftachul Akhyar.

Rais Aam PBNU, KH Miftachul Akhyar, kini memegang penuh kendali PBNU menyusul pengunduran diri Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya dari jabatan Ketua Umum (Ketum) PBNU per tanggal 26 November 2025.

Perubahan ini termuat dalam Surat Edaran Nomor 4785/PB.02/A.II.10.01/99/11/2025.

Surat edaran ini telah dikonfirmasi keabsahannya oleh A'wan PBNU Abdul Muhaimin dan Katib PBNU Ahmad Tajul Mafakhir pada hari Rabu (26/11).

Surat tersebut menegaskan bahwa: "Untuk selanjutnya, selama kekosongan jabatan Ketua Umum PBNU sebagaimana dimaksud, maka kepemimpinan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama sepenuhnya berada di tangan Rais Aam selaku Pimpinan Tertinggi Nahdlatul Ulama." Dengan demikian, Rais Aam Miftachul Akhyar kini menjadi pemimpin tertinggi organisasi tersebut.

Profil KH Miftachul Akhyar: Ulama dan Penjunjung Adab

KH Miftachul Akhyar adalah seorang ulama kharismatik yang lahir di Surabaya pada 30 Juni 1953.

Miftachul Akhyar merupakan putra dari KH Abdul Ghoni, pengasuh Pesantren Tahsinul Akhlak Rangkah, dan Hj Siti Ashfiyah.

Sebagai anak kesembilan dari tiga belas bersaudara, Miftachul Akhyar dibesarkan dalam lingkungan pesantren dan tradisi keilmuan Nahdlatul Ulama (NU) yang kuat.

Didikan ayahnya yang menekankan ketegasan dalam adab membentuk fondasi karakter beliau sejak muda.

Riwayat Pendidikan Pesantren Terkemuka

Sejak usia delapan tahun, Miftachul Akhyar sudah mendalami ilmu agama dengan nyantri di berbagai pesantren besar dan ternama, antara lain:

- Pondok Pesantren (Ponpes) Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang

- Ponpes Rejoso, Jombang

- Ponpes Sidogiri, Pasuruan

- Ponpes Al-Islah Soditan, Lasem

- Majelis Taklim Sayyid Muhammad bin Alawi al-Maliki al-Makki di Malang

Selama menimba ilmu di Lasem, kecerdasan beliau dalam memahami materi agama dan sifat tawadhu (rendah hati) yang tinggi menarik perhatian pengasuh Ponpes Al-Islah, KH Masduqie Allasimy, yang kemudian menjadikannya sebagai menantu.

Setelah menamatkan pendidikan, Miftachul Akhyar pulang dan mendirikan serta mengasuh Pondok Pesantren Miftachus Sunnah di Surabaya.

Jejak Karier di Struktural NU

Miftachul Akhyar bukanlah nama baru; beliau telah lama mengukir rekam jejak yang panjang di struktur NU:

Rais Syuriah PCNU Surabaya (2000–2005)

Rais Syuriyah PWNU Jawa Timur (dua periode: 2007–2013 dan 2013–2018)

Wakil Rais Aam PBNU (2015–2020)

Penjabat (Pj) Rais Aam PBNU (2018–2020), menggantikan KH Ma’ruf Amin

Rais Aam PBNU periode 2021–2026

Penunjukan beliau sebagai Rais Aam PBNU merupakan dorongan langsung dari tokoh-tokoh besar NU, termasuk Mustasyar PBNU KH Maimoen Zubair, yang bahkan mendatangi beliau dua kali agar menerima amanah sebagai pimpinan tertinggi NU.

Sempat Memimpin MUI

Pada tahun 2020, Miftachul Akhyar juga sempat terpilih sebagai Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), menggantikan Ma'ruf Amin yang menjadi Wakil Presiden.

Dalam pemilihan tersebut, beliau berhasil mengungguli tokoh-tokoh nasional lain seperti Dr Anwar Abbas, Prof Nasaruddin Umar, Amirsyah Tambunan, dan KH Muhyidin Junaidi.

Namun, beliau mengundurkan diri dari jabatan tersebut pada Maret 2022.

Beliau dikenal luas sebagai ulama yang sangat menjunjung tinggi adab kesopanan.

Salah satu ciri khas keteladanannya adalah kebiasaan melayani tamu secara langsung, mulai dari menyuguhkan hingga menuang minuman tanpa meminta bantuan khodim (asisten/pembantu).

Tradisi adab ini merupakan warisan dari ayahnya, menjadikannya figur yang sangat dihormati oleh santri lintas generasi.

Atas kiprah dan kepemimpinannya, Majelis riset internasional The Royal Islamic Strategic Studies Center di Amman, Yordania, bahkan memasukkan KH Miftachul Akhyar ke dalam daftar 500 Muslim Paling Berpengaruh di Dunia untuk kategori Administrasi Urusan Agama (Administration of Religious Affairs).***

Editor : Fratama P.
#PBNU #Miftachul Akhyar