Antusiasme mereka bukan tanpa alasan, pemeriksaan gratis PLN dan RS Siloam Mataram berhasil mengungkap masih adanya kasus stunting dan anak berisiko stunting di wilayah tersebut.
Program bertajuk Srikandi Care itu digelar Srikandi PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) bekerja sama dengan RS Siloam Mataram, Kamis (27/11).
Sebanyak 20 ibu hamil dan 50 anak mengikuti penyuluhan serta skrining kesehatan yang berfokus pada pencegahan stunting dan gizi buruk.
Koordinator Srikandi PLN UIP Nusra Henny Arianti menyebut kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan Srikandi Movement sekaligus implementasi TJSL PLN bagi masyarakat di sekitar jalur SUTT 150 kV Jeranjang–Sekotong.
“Bersama RS Siloam, kami berharap program ini berjalan lebih terarah dan selaras dengan upaya pemerintah dalam mencegah gizi buruk dan stunting,” ujarnya.
Seluruh rangkaian kegiatan, mulai penyuluhan, pengukuran kesehatan, hingga pemantauan, melibatkan petugas posyandu setempat agar keberlanjutannya terjaga.
“Semoga program ini bisa berlanjut sehingga bersama-sama kita dapat membentuk generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas,” tambah Henny.
Kepala Desa Sekotong Timur Marwan Hakim mengapresiasi kehadiran program ini. Menurutnya, masyarakat sangat membutuhkan layanan edukasi dan pemeriksaan semacam ini.
“PLN adalah mitra kami. Walaupun cuaca hujan, masyarakat tetap antusias karena program ini membawa manfaat besar,” katanya.
Dokter Spesialis Anak RS Siloam Mataram dr. Eka Sri Handayani mengungkapkan hasil pemeriksaan menemukan sejumlah anak mengalami stunting atau berisiko stunting. Kondisi ini membutuhkan pemantauan lebih intensif.
“Kegiatan seperti ini sangat baik, terutama di daerah pinggiran kota. Harapannya bisa dilaksanakan juga di wilayah lain,” ujarnya.
Pemeriksaan bagi ibu hamil meliputi pengukuran tinggi badan, berat badan, tekanan darah, dan gula darah.
Sementara pemeriksaan anak mencakup tinggi badan, berat badan, dan lingkar kepala. Peserta juga mendapat penyuluhan pola asuh, gizi seimbang, serta bingkisan pencegahan stunting.
Salah satu peserta, Wasi’ah, mengaku terbantu dengan kegiatan ini. “Lewat kegiatan ini saya jadi tahu bagaimana perkembangan anak saya dan apa yang perlu diperbaiki dalam pola asuh,” ungkapnya.
General Manager PLN UIP Nusra Rizki Aftarianto mengapresiasi kontribusi Srikandi PLN yang dinilai konsisten memberi dampak nyata bagi masyarakat.
“Program ini patut diapresiasi. Fokus pada kualitas generasi penerus, khususnya di Sekotong Timur,” katanya. (*)
Editor : Marthadi