Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mencatat hasil gemilang di JFEX yang berlangsung di Makuhari Messe, Chiba, Jepang. Paviliun Halal Indonesia, yang menghadirkan 13 pelaku industri makanan-minuman, dinobatkan sebagai paviliun internasional terbaik.
“Tingginya minat pembeli Jepang membuktikan kualitas dan daya saing produk halal Indonesia,” ujar Kepala Pusat Industri Halal Kemenperin, Kris Sasono Ngudi Wibowo, di Jakarta, Senin (8/10).
Baca Juga: Kemurnian Ganda, Kepercayaan Mendunia: Pipa PPR RIIFO Jadi Standar Baru Industri dengan Sertifikasi Halal dan NSF 51
Selama 3–5 Desember, Paviliun Halal Indonesia berhasil menarik 4.000 pengunjung dengan capaian total transaksi dan komitmen hingga USD 10 juta. Nilai ini termasuk penandatanganan letter of intent antara PT Ladang Sehat Indonesia dan TNC Okinawa senilai USD 225 ribu.
Kemenperin juga memfasilitasi 161 pertemuan bisnis dan memperkuat kerja sama sertifikasi halal melalui kunjungan ke lembaga halal di Jepang. “Langkah ini memperkuat kredibilitas sertifikasi halal Indonesia di pasar global,” tuturnya.
Sementara itu, Wakil Menteri Perdagangan, Dyah Roro Esti, mendorong peningkatan Preferential Trade Agreement (PTA) negara D-8 menjadi Free Trade Agreement (FTA) atau Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA).
“Target perdagangan USD 500 miliar pada 2030 hanya bisa dicapai jika kerja sama tarif diperluas dan regulasi diselaraskan,” ujarnya.
Roro menilai sektor halal harus menjadi fokus utama kerja sama, seiring meningkatnya kebutuhan global. Ia juga mengusulkan pembentukan advisory council di bawah D-8 Chamber of Commerce untuk memperkuat keterlibatan dunia usaha.
Anggota negara D-8 adalah Bangladesh, Mesir, Indonesia, Iran, Malaysia, Nigeria, Pakistan, dan Turki, yang mayoritas warganya adalah muslim. Indonesia mencatat total perdagangan dengan D-8 sebesar USD 30,1 miliar pada Januari–September 2025, tumbuh 9,5 persen. Indonesia siap menjadi tuan rumah TMC (pertemuan tingkat menteri) berikutnya dalam keketuaan D-8 periode 2026–2027.
Editor : Redaksi Lombok Post