LombokPost--Setelah berhasil menyandang gelar Puteri Kebaya NTB 2026, Anggi Kirana Prabitha asal Kota Mataram resmi melangkah ke ajang nasional.
Kontestasi bergengsi bertajuk Puteri Kebaya Nasional akan berlangsung Juli mendatang di Yogyakarta.
Tak sendiri, Kirana akan ditemani oleh Nazwa Mudrika asal Narmada, Lombok Barat yang juga terpilih sebagai duta NTB untuk kategori remaja.
RD Arista Widia, Founder sekaligus Regional Director Puteri Kebaya NTB 2026, mengungkapkan bahwa ajang perdana di NTB ini mendapat sambutan luar biasa.
Dari 180 finalis yang mendaftar, hanya 19 orang yang berhasil melaju ke babak grand final.
“Kami menghadirkan ajang pageant budaya yang elegan, profesional, dan berkualitas. Penilaian dilakukan sejak pendaftaran hingga malam puncak, meliputi public speaking, kepribadian, catwalk, bakat, dan voting,” jelas perempuan yang akrab disapa Tata itu.
Tata menegaskan bahwa Puteri Kebaya bukan sekadar kompetisi busana adat. Lebih dari itu, ajang ini dirancang untuk membentuk karakter generasi muda sebagai duta budaya.
“Kami ingin melatih mental dan kepercayaan diri mereka, sekaligus mengoptimalkan peran generasi muda dalam pengembangan bangsa. Para pemenang diharapkan mampu mendongkrak promosi budaya NTB di tingkat nasional,” ujarnya.
Menghadapi Puteri Kebaya Nasional, para pemenang tidak dilepas begitu saja.
Tata menyebut sejumlah pembekalan intensif telah disiapkan.
“Kami akan memberikan pelatihan public speaking, pendalaman budaya berkebaya NTB, etika, catwalk, hingga penguatan mental dan wawasan sebagai duta daerah,” paparnya.
Ia pun berharap ajang ini dapat menjadi agenda tahunan bergengsi yang tidak hanya melahirkan perempuan inspiratif, tetapi juga menggerakkan pelestarian budaya berkebaya di tengah generasi muda.
Baca Juga: Kapolres Bima Kota AKBP Didik Dinonaktifkan, Penyidik Periksa ke Mabes Polri
Lebih dari sekadar mahkota, para pemenang mengemban tanggung jawab strategis.
Mereka diminta aktif melestarikan kebaya dan busana adat, terlibat dalam kegiatan budaya dan sosial, serta menjadi representasi perempuan NTB yang berkarakter, percaya diri, dan berwawasan budaya.
“Ini bukan soal jadi pemenang lalu selesai. Justru di sinilah tugas besar mereka dimulai,” pungkas Tata.
Editor : Kimda Farida