Momen itu terjadi dalam program Penyalaan Serentak Light Up The Dream (LUTD) Berkah Ramadan 1447 H yang digelar PT PLN (Persero) secara nasional.
Program yang melibatkan seluruh unit PLN di Indonesia ini secara resmi dibuka Direktur Legal dan Manajemen Human Capital PLN Yusuf Didi Setiarto.
Secara nasional, PLN memberikan sambungan listrik gratis kepada 2.150 pelanggan di berbagai wilayah Indonesia. Program ini bersumber dari donasi sukarela pegawai PLN, sebagai bentuk kepedulian untuk menghadirkan akses listrik yang merata bagi masyarakat.
Di Nusa Tenggara Barat, kegiatan PLN UIW NTB dipusatkan di Dusun Berambang Lauk, Desa Labulia, Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah.
Acara tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Lombok Tengah HM Nursiah dan Kepala Dinas ESDM Provinsi NTB Syamsudin.
Melalui program ini, PLN menyalakan listrik bagi 60 warga kurang mampu di wilayah kerja PLN NTB. Sambungan listrik yang diberikan terdiri dari daya 450 VA dan 900 VA dengan total daya terpasang mencapai 52.650 VA.
General Manager PLN UIW NTB Sri Heny Purwanti mengatakan program ini menjadi wujud syukur sekaligus komitmen PLN menghadirkan terang bagi masyarakat, khususnya di bulan penuh berkah.
“Light Up The Dream Berkah Ramadan bukan sekadar penyambungan listrik gratis, tetapi menghadirkan harapan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Kami ingin memastikan energi listrik dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali,” ujarnya.
Menurut Sri Heny, listrik memiliki peran penting dalam mendukung berbagai aktivitas masyarakat, mulai dari ibadah, pendidikan anak hingga kegiatan ekonomi keluarga.
“Akses listrik yang andal menjadi fondasi bagi masyarakat untuk tumbuh lebih produktif dan mandiri,” tambahnya.
Wakil Bupati Lombok Tengah HM Nursiah turut mengapresiasi kepedulian PLN kepada masyarakat.
“Program ini sangat positif dan bermanfaat bagi masyarakat. Semoga ke depan kolaborasi antara PLN dan pemerintah daerah terus terjalin dengan baik,” katanya.
Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah dan PLN dapat terus diperkuat guna mendukung pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, Amaq Sahabudin tak mampu menyembunyikan rasa harunya saat listrik di rumahnya akhirnya menyala.
“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada PLN dan semua pegawai yang sudah membantu. Di usia saya yang sudah 75 tahun, akhirnya rumah kami bisa terang. Sekarang kami bisa beribadah lebih nyaman di bulan Ramadan, cucu-cucu juga bisa belajar dengan baik,” tuturnya.
Program Light Up The Dream sendiri merupakan inisiatif sosial pegawai PLN yang telah berjalan berkelanjutan di berbagai wilayah Indonesia. Melalui semangat gotong royong, para pegawai PLN menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu masyarakat yang belum memiliki akses listrik secara mandiri.
Melalui Penyalaan Serentak Light Up The Dream Berkah Ramadan 1447 H, PLN kembali menegaskan komitmennya menyalakan negeri, tidak hanya melalui penyediaan listrik yang andal dan berkelanjutan, tetapi juga melalui aksi sosial yang memberi dampak nyata bagi masyarakat.
Editor : Marthadi