LombokPost - Kerusakan infrastruktur jalan dikeluhkan warga. Akses jalan tersebut berada di Dusun Leong Barat, Desa Tegal Maja, Kecamatan Tanjung.
Warga menyebut mengalami kerusakan cukup parah hingga mengganggu aktivitas masyarakat.
Salah seorang warga Abdul Hadi menuturkan, kondisi jalan saat ini memprihatinkan.
Permukaan jalan yang sebelumnya padat kini terkelupas akibat guyuran hujan, menyisakan lubang-lubang cukup dalam di sepanjang jalur tersebut.
Baca Juga: Lombok Utara Siapkan Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Sukadana
“Kalau hujan turun, jalan makin hancur. Tanahnya terkelupas, jadi berlubang dan sulit dilewati,” ujarnya.
Menurutnya, kerusakan ini sangat berdampak pada aktivitas warga.
Pasalnya, jalur tersebut merupakan akses utama untuk mengangkut hasil perkebunan seperti durian, pisang, kopi, kakao, vanili hingga porang.
Kondisi jalan yang rusak membuat proses distribusi hasil kebun menjadi terhambat.
Bahkan, tidak jarang warga harus ekstra hati-hati saat melintas karena risiko terperosok di lubang cukup besar. “Ini jalur penting bagi masyarakat petani,” tambahnya.
Karena itu, Hadi mendesak agar ada perhatian dari Pemda KLU. Dia mendesak agar jalan tersebut segera diperbaiki.
"Minta tolong Pak Bupati agar diperhatikan. Kalau tidak segera diperbaiki akan semakin parah," katanya.
Baca Juga: Sapi Asal Lombok Utara Masuk Radar Kurban Presiden Prabowo
Dia menegaskan, pemerintah daerah perlu mengambil langkah penanganan agar akses vital masyarakat kembali normal.
Khususnya dalam menunjang aktivitas pertanian di desa tersebut agar ekonomi warga tidak terganggu.
Baca Juga: Astra Motor NTB Ajak Gen Z Tetap Tenang di Jalan, Bagikan Tips Aman Berkendara di Lombok Utara
Menanggapi keluhan tersebut, Sekda Lombok Utara Sahabudin menyampaikan apresiasi atas informasi yang disampaikan warga. Ia memastikan laporan tersebut akan segera ditindaklanjuti.
Dia berjanji akan segera menyampaikan ke bupati. Termasuk juga ke OPD terkait, dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Kawasan Perumahan dan Permukiman (PUPR Perkim). Jika memungkinkan, bisa saja langsung diperbaiki sesuai permintaan warga.
Editor : Kimda Farida