Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Pastikan Kesehatan Hewan Sebelum Berqurban

Chia • Rabu, 13 Mei 2026 | 14:44 WIB

 

Dinas Pertanian Kota Mataram saat melakukan cek kesehatan pada hewan qurban
Dinas Pertanian Kota Mataram saat melakukan cek kesehatan pada hewan kurban

 

LombokPost - Dinas Pertanian (Distan) Kota Mataram mulai memperketat pengawasan dan pemeriksaan kesehatan hewan kurban menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 H. 

Sebanyak 36 personel yang terbagi dalam enam tim diterjunkan untuk menyisir puluhan titik lokasi penjualan hewan kurban di enam kecamatan se-Kota Mataram.

Kepala Dinas Pertanian Kota Mataram Johari mengatakan, hingga saat ini tercatat ada sekitar 70 titik lokasi pedagang hewan kurban yang telah terdata.

Jumlah ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun lalu yang hanya mencapai 65 lokasi.

“Pemeriksaan kami lakukan menyeluruh, mulai dari fisik hingga syarat syar’inya. Kita pastikan hewan tidak cacat, mata bening, kulit sehat, dan sudah cukup umur atau gigi sudah tanggal,” kata Johari, di sela-sela pengecekan hewan qurban.

Baca Juga: Abdul Rauf, Dampingi Penjual Hewan Qurban

Pihaknya menegaskan, fokus utama pemeriksaan tahun ini adalah mengantisipasi penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) serta penyakit Antraks.

Berdasarkan hasil pantauan sementara di lapangan, kondisi hewan kurban di Mataram sejauh ini dinyatakan aman dan bebas dari penyakit menular tersebut.

“Yang paling kita waspadai adalah PMK dan Antraks. Alhamdulillah, sejauh ini semuanya aman. Secara fisik normal, tidak ada yang pincang, dan mata utuh semua,” tegasnya.

Setiap hewan yang telah dinyatakan sehat oleh petugas akan diberikan tanda khusus berupa stiker atau label.

Label ini berfungsi sebagai jaminan bagi masyarakat bahwa hewan tersebut layak secara medis dan syariat untuk dijadikan hewan kurban.

Meskipun pemeriksaan intensif dilakukan pada sisi luar (antemortem), petugas juga akan tetap bersiaga hingga hari pemotongan (postmortem).

Hal ini untuk mengantisipasi adanya cacing hati yang sering ditemukan pada organ dalam hewan.

Baca Juga: MIM Foundation Hadirkan Mall Qurban Pertama di NTB

“Nanti pas hari H, dokter hewan dan tim akan turun lagi. Kita cek organ dalamnya, terutama hati. Kalau ada ulat atau cacing hati, bagian itu saja yang dibuang, sisanya masih aman dikonsumsi,” jelasnya.

Terkait ketersediaan stok, Distan menyebutkan sebagian besar pasokan sapi dan kambing didatangkan dari wilayah Lombok Tengah dan Lombok Timur, di samping peternak lokal dari Kota Mataram sendiri.

Dalam menjalankan pengawasan ini, Distan juga bersinergi dengan tim koordinasi dari Pemerintah Provinsi NTB serta melibatkan mahasiswa dari Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA).

Masyarakat diimbau agar lebih selektif dalam memilih hewan kurban dengan memperhatikan ciri-ciri fisik yang sehat dan memastikan adanya tanda pemeriksaan dari petugas di lokasi penjualan.

Editor : Kimda Farida
#SAPI KAMBING KURBAN #BERQURBAN #HEWAN QURBAN #Mataram #IDUL ADHA