LombokPost — Kabar mengejutkan dari jajaran pimpinan PT Air Minum Giri Menang (Perseroda) sempat memicu tanda tanya besar di tengah masyarakat. Namun, pihak manajemen bergerak cepat memberikan kepastian: layanan air bersih untuk warga Kota Mataram dan Kabupaten Lombok Barat dijamin 100 persen aman dan mengalir normal tanpa gangguan.
Sikap tegas tersebut disampaikan langsung oleh manajemen PAM Giri Menang menyusul penetapan status hukum terhadap sang Direktur Utama, Sudirman. Melalui video pernyataan resmi yang diunggah di akun media sosial perusahaan, jajaran direksi memberikan klarifikasi menyeluruh untuk menenangkan para pelanggan dan mitra kerja.
Dua petinggi perusahaan, yakni Direktur Operasional Ir. Dadi Rahman, ST., M.M., IPU. dan Direktur Umum & Keuangan Aini Kurniati, S.Sos., M.Si., tampil langsung menyampaikan komitmen manajemen dalam menghadapi situasi pelik ini.
"Kami menghormati dan mendukung sepenuhnya proses hukum yang sedang berlangsung sesuai ketentuan perundang-undangan. Kami juga menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah hingga ada putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap," tegas Dadi Rahman.
Baca Juga: Alokasikan Pembebasan Lahan SPAM Masmirah di APBD Perubahan 2026
Dadi menekankan, kasus hukum yang menjerat sang Dirut sama sekali tidak boleh melumpuhkan urusan hajat hidup orang banyak. Fungsi pelayanan publik serta operasional teknis di lapangan tetap berjalan seperti biasa sesuai dengan standar operasional yang ketat.
"Kami memastikan seluruh pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan secara normal. Distribusi air minum, pelayanan pelanggan, penanganan gangguan, serta seluruh kegiatan operasional perusahaan tetap dilaksanakan sesuai standar pelayanan yang telah ditetapkan," jelasnya.
Sementara itu, Direktur Umum & Keuangan Aini Kurniati mengungkapkan rasa empati dan permohonan maaf atas kegaduhan serta ketidaknyamanan publik yang timbul akibat riuh pemberitaan beberapa hari terakhir.
"Kami memahami pemberitaan ini dapat menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat, khususnya para pelanggan dan mitra kerja. Untuk itu, kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan," tutur Aini.
Baca Juga: Begini Dugaan Cara Halus LAZ Bupati Lombok Barat Mengeruk Uang Proyek
Sebagai langkah pemulihan reputasi dan kepercayaan publik, Aini berjanji internal PAM Giri Menang akan melakukan pembenahan masif melalui penguatan Good Corporate Governance (GCG). Pengawasan internal, manajemen risiko, serta pembinaan budaya integritas pegawai akan ditingkatkan di setiap lini organisasi.
"Kami berkomitmen untuk terus menjaga kepercayaan publik melalui pelayanan yang profesional, andal, transparan, dan berintegritas. Terima kasih atas perhatian, dukungan, serta kepercayaan yang terus diberikan masyarakat kepada PAM Giri Menang," pungkas Aini.
Editor : Kimda FaridaSumber : instagram PAM GIRI MENANG