Dukung Program Tiga Juta Rumah, 533 Unit Bedah Rumah di Kota Mataram Mulai Dikerjakan

Lalu Mohammad Zaenudin • Dipublikasikan Rabu, 5 Agustus 2026 | 09:59 WIB
Kunjungan Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (BP3KP) Nusa Tenggara I, Hamdan Pare ke Wali Kota Mataram Mohan Roliskana sekaligus menyampaikan progres pelaksanaan program tiga juta rumah yang dilaksanakan di Kota Mataram. Pertemuan berlangsung di ruang tamu kantor wali kota, hadir mendampingi dalam pertemuan tersebut Kepala Dinas Perkim Kota Mataram M Nazaruddin Fikri dan Kepala Bappeda Kota Mataram Lalu Bramantio Ganeru.
Kunjungan Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (BP3KP) Nusa Tenggara I, Hamdan Pare ke Wali Kota Mataram Mohan Roliskana sekaligus menyampaikan progres pelaksanaan program tiga juta rumah yang dilaksanakan di Kota Mataram. Pertemuan berlangsung di ruang tamu kantor wali kota, hadir mendampingi dalam pertemuan tersebut Kepala Dinas Perkim Kota Mataram M Nazaruddin Fikri dan Kepala Bappeda Kota Mataram Lalu Bramantio Ganeru.

 

LombokPost – Percepatan Program Bedah Rumah di Kota Mataram terus menunjukkan progres positif. Hingga awal Agustus 2026, sebanyak 533 unit rumah dari total alokasi 764 unit bantuan telah memasuki tahap pelaksanaan.

Capaian tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap Program Tiga Juta Rumah yang dijalankan pemerintah pusat. Mempercepat penanganan rumah tidak layak huni (RTLH) di seluruh Tanah Air.

Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (BP3KP) Nusa Tenggara I I Hamdan Pare mengatakan, progres tersebut masih akan terus bergerak. Seiring proses verifikasi usulan tambahan di pemerintah pusat.

“Dari total 764 unit yang telah dialokasikan untuk Kota Mataram, sekitar 533 unit telah memasuki tahap pelaksanaan. Sementara sisanya masih berada dalam proses verifikasi administrasi,” ujarnya dalam pertemuannya dengan Wali Kota Mataram, Senin (3/8).

Hamdan menjelaskan, kuota Program Bedah Rumah untuk Kota Mataram tahun ini meningkat dari semula 570 unit menjadi 764 unit. Menurutnya, angka tersebut masih berpeluang bertambah karena seluruh usulan dihimpun melalui Sistem Informasi Bantuan Perumahan (SIBARU).

“Kalau hasil verifikasi memenuhi syarat, pusat akan mengeluarkan tambahan kuota,” katanya.

Wali Kota Mataram Mohan Roliskana menyampaikan kebutuhan penanganan RTLH di Kota Mataram masih sangat besar. Saat ini masih terdapat sekitar 12 ribu rumah membutuhkan intervensi.

Karena itu, Pemkot Mataram telah menyiapkan basis data lengkap by name by address. Modal utama untuk mempercepat penyaluran bantuan dari pemerintah pusat.

“Harapan kami, kalau belum seluruhnya bisa lolos verifikasi tahun ini, mudah-mudahan tahun depan kembali mendapat perhatian melalui tambahan kuota bantuan yang lebih besar,” ungkapnya.

Baca Juga: Mahasiswa Universitas Hamzanwadi Borong Juara Peksimida, Siap Wakili NTB di Kancah Nasional

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Mataram M. Nazaruddin Fikri mengatakan telah menyiapkan usulan tambahan sebanyak 250 unit. Kota Mataram dinilai memiliki keunggulan karena telah menyiapkan data calon penerima secara lengkap.

“Kami punya data by name by address, lengkap sampai dokumentasi foto rumahnya,” ujarnya.

Dengan progres pelaksanaan yang telah mencapai 533 unit serta peluang penambahan kuota dari pemerintah pusat, Pemkot Mataram optimistis target penanganan RTLH tahun ini dapat terus meningkat. Jika tambahan kuota dan program rehabilitasi rumah melalui APBD terealisasi, jumlah rumah yang ditangani sepanjang 2026 diperkirakan dapat menembus lebih dari seribu unit.

“Lebih dari seribu bisa terbangun tahun ini,” ucapnya. 

Editor : Lalu Mohammad Zaenudin
Sumber : Liputan Berita Lombok Post
bp3kp nusa tenggara I bedah rumah rtlh program tiga juta rumah Mohan Roliskana