Stok Daging Sapi  Dipastikan Aman Jelang Maulid Nabi

Chia • Dipublikasikan Minggu, 9 Agustus 2026 | 20:35 WIB

 

Ilustrasi
Ilustrasi

LombokPost - Dinas Pertanian (Distan) Kota Mataram memastikan ketersediaan pasokan daging sapi dan ayam menjelang peringatan Hari Besar Islam Maulid Nabi Muhammad SAW dalam kondisi aman. Meski pun tren permintaan pasar mulai meningkat, masyarakat diimbau tidak perlu khawatir akan kelangkaan pasokan.

Kepala Bidang Peternakan Distan Kota Mataram Lalu Hapiludin, mengatakan pihaknya telah menyiapkan langkah antisipasi untuk menjaga stabilitas pasokan di wilayah Kota Mataram. Salah satunya dengan memperluas penerbitan rekomendasi pemasokan ternak dari luar daerah, seperti dari Pulau Sumbawa.

“Kalau stok insya Allah aman. Kita tetap mengeluarkan rekomendasi untuk memasukkan ternak dari Sumbawa. Menjelang hari besar keagamaan, kuota yang biasanya kita berikan 10 rekomendasi bisa ditambah menjadi 15 rekomendasi,” katanya. 

Baca Juga: Promo Umrah Maulid Nabi 2026 Dibuka, Berangkat 20 Agustus dari Lombok Mulai Rp39,9 Juta

Ia menjelaskan, untuk pasokan sapi hidup dari Sumbawa, setiap surat rekomendasi mencakup kuota sebanyak 15 ekor per minggu. Dengan penambahan rekomendasi tersebut, total pasokan ternak yang masuk dipastikan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat Kota Mataram yang kerap mengalami lonjakan permintaan selama perayaan Maulid.

Selain sapi, kondisi pasokan daging ayam juga terpantau stabil. Untuk kebutuhan daging ayam beku, Distan tetap memberikan rekomendasi dari luar provinsi. Sementara untuk kebutuhan daging ayam segar atau lokal, pasokannya disokong penuh oleh daerah-daerah penunjang di sekitar NTB.

“Kalau daging ayam ras segar tidak ada kuota rekomendasi khusus karena disuplai langsung dari daerah penunjang lokal. Rekomendasi hanya untuk daging ayam beku. Secara keseluruhan, pasokan masih sangat aman,” terangnya.

Seiring dengan meningkatnya konsumsi masyarakat jelang Maulid Nabi, aktivitas di Rumah Potong Hewan (RPH) Kota Mataram juga menunjukkan kenaikan. Jika pada hari biasa rata-rata pemotongan sapi berada di angka 40 ekor per hari, saat ini angka pemotongan di dua titik RPH sudah meningkat menjadi 45 hingga 50 ekor per hari.

Peningkatan permintaan ini turut memicu penyesuaian harga di tingkat pedagang. Hapiludin tak menampik adanya kenaikan harga daging sapi sebesar Rp 5 ribu per kilogram. Kenaikan tersebut dinilai masih dalam batas wajar akibat tingginya dinamika pasar jelang hari besar.

Baca Juga: Dokocok Chelsea 3-0, Bukti AC Milan Masih Harus Berbenah, Dua Nama Ini Hampir Pasti Dijual

Saat ini, harga daging sapi kelas 2 di berada di kisaran Rp 130.000 per kilogram, dari harga normal sebelumnya Rp 120.000 hingga Rp 125.000 per kilogram. Sedangkan untuk daging sapi kualitas kelas 1, harganya kini menyentuh kisaran Rp 140.000 per kilogram.

“Ini biasa menjelang hari raya, karena pedagang memanfaatkan momen kenaikan permintaan. Yang terpenting, pasokan dan pemotongan berjalan lancar untuk memenuhi kebutuhan warga,” pungkasnya. (chi)

 

Editor : Prihadi Zoldic
Sumber : Liputan
harga daging Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) maulid nabi muhammad saw Mataram bapok