Pemkot Mataram Bidik Lima Besar Kota Terbersih Nasional

Chia • Dipublikasikan Senin, 17 Agustus 2026 | 20:39 WIB
Seorang petugas kebersihan roda tiga sedang membuang sampah di TPS, beberapa waktu lalu.
ILUSTRASI: Seorang petugas kebersihan roda tiga sedang membuang sampah di TPS, beberapa waktu lalu.

LombokPost - Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram membidik posisi lima besar dalam ajang lomba kota terbersih tingkat nasional yang digagas Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Berbekal rekam jejak mentereng sebagai peraih predikat 24 besar daerah terbersih se-Indonesia tahun lalu, Pemkot optimistis mampu mengamankan hadiah insentif bernilai puluhan miliar rupiah tersebut.

“Harus kita genjot, biar bisa masuk kategori,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mataram Nizar Denny Cahyadi.

Deni mengatakan, pada tahun sebelumnya terdapat 35 kabupaten/kota yang memperoleh Sertifikat Menuju Kota Bersih termasuk Kota Mataram dengan nilai 61, 78. Penghargaan itu menjadi penanda, upaya pembenahan yang dilakukan pemerintah kota bersama masyarakat tidak luput dari perhatian. Di balik keterbatasan infrastruktur Tempat Pembuangan Akhir (TPA), Mataram dinilai terus bergerak, berinovasi, dan memperkuat pengurangan sampah dari sumbernya.

Baca Juga: Kapolres Lombok Tengah Turun saat Subuh, Tebar Sembako untuk Petugas Kebersihan Kota Praya

Peluang Mataram untuk membawa pulang dana insentif sebesar Rp 20 miliar yang diperuntukkan bagi lima kota terbaik dinilai sangat terbuka. Apalagi, Presiden Prabowo juga menyiapkan insentif masing-masing Rp 10 miliar bagi daerah yang menempati peringkat keenam hingga kesepuluh untuk pengadaan sarana kebersihan seperti truk sampah dan alat berat.

Meski area jalan protokol dan pusat kota di Mataram saat ini relatif bersih, Denny mengakui masih ada pekerjaan rumah (PR) besar yang harus diselesaikan. Faktor utama yang menjadi batu sandungan adalah masih rendahnya kesadaran sebagian warga dalam membuang sampah.

“Masih lumayan banyak masyarakat yang membuang sampah di pinggir jalan dan selokan, seperti penumpukan sampah di wilayah Ampenan beberapa hari lalu. Makanya kita minta masyarakat membantu, mari kita sama-sama bergerak menjaga kebersihan,” imbaunya.

Mengenai mekanisme penilaian, pihak Pemkot masih menunggu regulasi teknis dan pengumuman resmi dari pemerintah pusat. Meski demikian, DLH memastikan kesiapan penuh apabila tim penilai pusat turun ke lapangan secara mendadak tanpa pemberitahuan.

Baca Juga: MTQ Kota Mataram XXXI Jadi Magnet Wisata Religi, Kebersihan Kunci Utama

“Ada atau tidak adanya lomba, kebersihan tetap dijaga karena ini rutinitas. Pak Wali Kota juga sudah mengingatkan kami OPD teknis untuk tetap konsisten menjaga kebersihan,” katanya.

Dalam pidatonya, Preside Prabowo Subianto mengatakan pemberian dana segar jauh lebih bermanfaat daripada hanya sekadar penghargaan trophy. Menurutnya, alokasi anggaran tersebut nantinya dapat dimanfaatkan langsung oleh pemerintah daerah untuk menambah armada kebersihan seperti truk sampah dan ekskavator.

"Pasti uang itu dipakai untuk yang. Kepala daerah akan cari truk ekskavator dan sebagainya untuk menangani sampah,” jelasnya. (chi)

 

 

Editor : Prihadi Zoldic
Sumber : Liputan
kebersihan nasional pemkot bidik TPA Pemkot Mataram Mataram