20 Perusahaan Diguyur Penghargaan Mataram Investment Award 2026

Lalu Mohammad Zaenudin • Dipublikasikan Rabu, 2 September 2026 | 13:29 WIB
Wali Kota Mataram Mohan Roliskana bersama Wakil Wali Kota Mataram TGH Mujiburrahman menyerahkan piagam penghargaan pada pengusaha yang dinilai patuh menyampaikan laporan LKPM, Senin (31/8).
Wali Kota Mataram Mohan Roliskana bersama Wakil Wali Kota Mataram TGH Mujiburrahman menyerahkan piagam penghargaan pada pengusaha yang dinilai patuh menyampaikan laporan LKPM, Senin (31/8).

 

 

LombokPost – Pemerintah Kota Mataram memberikan apresiasi kepada pelaku usaha yang dinilai memiliki komitmen terhadap kepatuhan administrasi penanaman modal. Sebanyak 20 perwakilan perusahaan menjadi penerima penghargaan dalam rangkaian Mataram Investment Award (MIA) 2026 dalam dua periode penilaian, yakni 2024 dan 2025, sebagai bentuk apresiasi atas kepatuhan mereka menyampaikan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM).

Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian peringatan HUT ke-33 Kota Mataram. Dari total 20 penerima penghargaan, terdapat enam pelaku usaha kembali mendapatkan apresiasi pada periode berikutnya. 

Pada seremoni tersebut, 16 penerima dijadwalkan hadir, namun satu pimpinan perusahaan berhalangan sehingga penghargaan secara langsung diterima oleh 15 penerima. “Karena keteraturan administrasi di bidang LKPM, jadi laporan kegiatan penanaman modal. Mereka-mereka ini memang dapat terhitung tertib untuk memberikan laporan secara detail,” kata Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Mataram H. Novian Rosmana, Senin (31/8).

Menurutnya, salah satu indikator utama yang menjadi perhatian adalah ketertiban perusahaan dalam menyampaikan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM). Artinya, penghargaan tersebut memiliki pesan yang cukup jelas. Investor yang baik bukan hanya investor yang membawa modal besar, tetapi juga investor yang tertib menjalankan kewajiban administrasinya.

LKPM sendiri merupakan laporan perkembangan kegiatan usaha. Mencakup antara lain realisasi penanaman modal, tenaga kerja, produksi, ekspor, hingga kewajiban lain terkait pelaksanaan investasi.

Pelaporan dilakukan secara elektronik melalui sistem yang terintegrasi dengan OSS. Data tersebut penting bagi pemerintah karena menjadi salah satu dasar mengetahui apakah investasi yang tercatat benar-benar berjalan di lapangan. 

LKPM merupakan kewajiban pelaku usaha. Pada 2026, Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM mengingatkan bahwa keterlambatan atau kesalahan pengisian LKPM dapat berujung pada teguran hingga sanksi administratif. 

Karena itu, penghargaan yang diberikan Pemkot Mataram memiliki pesan menciptakan budaya kepatuhan di kalangan investor. Novian berharap penghargaan tersebut bisa menjadi pemicu bagi perusahaan lain semakin tertib.

 

Baca Juga: Alexandra Eala Kembali Tembus Babak Kedua US Open, Tren Positif Berlanjut

“Semoga dengan adanya reward ini bisa memancing para pengusaha yang lain untuk lebih tertib lagi dalam memberikan laporan-laporan penanaman modal itu,” katanya.

Menariknya, para penerima penghargaan berasal dari berbagai sektor usaha. Daftar tersebut menunjukkan ekosistem investasi tidak bertumpu pada satu jenis usaha saja.

Di sektor energi dan utilitas terdapat Yondri Zulfadli, GM PLN UIW NTB, serta Aini Kurniati, PLT Direktur PT Air Minum Giri Menang.

Dari sektor perdagangan dan ritel terdapat Ridwan Syahroni, Branch Manager PT Indomarco Prismatama, serta Mahnan, SH., Corporate Communication Specialist PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk.

Sektor kesehatan diwakili Aldo Rizal Nurfisubqhi, Direktur PT Risa Sentra Medika, sedangkan sektor logistik diwakili Joko Agus Sapto Hadi, Kepala Kantor Wilayah BGR Logistik Indonesia Sejahtera Abadi.

Ada pula Salim Abbad, GM PT Sriwijaya Propindo Utama; Sang Ketut Sumi Adnyana, GM PT Dwi Mitra Nusantara; Mayasari Eka Wahyuning¬sih, Manager PT Gamana Makaphala; Yohanes Darmadi, Kepala Perwakilan PT Balifoam Nusamegah; Donna Elvira M. Butar Butar, Direktur PT Narmada Awet Muda; Suryanto Wirawan, Kepala Wilayah Astra NTB PT Astra International Tbk; Humainin Amrulloh, Direktur PT Lombok Cahaya Bangunan Perkasa; I Wayan Rusmana Yama, Manager PT Sinar Anugerah Rinjani; serta Leonardo Thedra, Komisaris CV Grand Vista Sportindo.

Komposisi tersebut sekaligus menunjukkan luasnya spektrum dunia usaha yang menopang aktivitas ekonomi Kota Mataram. “Mulai dari perdagangan, jasa, kesehatan, energi, logistik, konstruksi hingga sektor pendukung lainnya,” pungkasnya.

Editor : Lalu Mohammad Zaenudin
Sumber : Liputan Berita Lombok Post
Mataram Investment Award 2026 Novian Rosmana DPMPTSP Mataram Kepatuhan LKPM Investor Mataram