Wali Kota dan Ketua TP PKK Tinjau Kebun Cabai BPP Mataram

Lalu Mohammad Zaenudin • Dipublikasikan Kamis, 3 September 2026 | 16:19 WIB

 

Wali Kota Mataram Mohan Roliskana dan Ketua TP PKK Kota Mataram Kinnastri Mohan Roliskana bersama Ketua GOW, Ketua Dharma Wanita, Kepala Dinas Pertanian dan jajarannya, meninjau kebun cabai dan tomat di BPP Dinas Pertanian Kota Mataram. Kunjungan tersebut dalam rangka melihat perkembangan terkini kebun yang memanfaatkan lahan kosong dan dikembangkan dengan pola swadaya.  
Wali Kota Mataram Mohan Roliskana dan Ketua TP PKK Kota Mataram Kinnastri Mohan Roliskana bersama Ketua GOW, Ketua Dharma Wanita, Kepala Dinas Pertanian dan jajarannya, meninjau kebun cabai dan tomat di BPP Dinas Pertanian Kota Mataram. Kunjungan tersebut dalam rangka melihat perkembangan terkini kebun yang memanfaatkan lahan kosong dan dikembangkan dengan pola swadaya.  

 

LombokPost– Pemanfaatan lahan kosong menjadi lahan produktif terus didorong Pemerintah Kota Mataram. Sebagai salah satu langkah memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendukung pengendalian inflasi. 

 

Hal itu terlihat saat Wali Kota Mataram Mohan Roliskana didampingi Ketua TP PKK Kota Mataram Kinnastri Mohan Roliskana meninjau langsung tanaman cabai dan tomat yang dikembangkan di lahan Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Dinas Pertanian Kota Mataram. Mohan mengapresiasi inisiatif jajaran Dinas Pertanian yang memanfaatkan lahan kosong di lingkungan kantor untuk ditanami cabai. 

 

Menurutnya, langkah tersebut sejalan dengan semangat pemerintah mengoptimalkan setiap lahan yang tersedia agar memberikan manfaat bagi masyarakat. “Ini pemanfaatan lahan kosong. Kantor BPP Mataram kebetulan punya lahan kosong dan bisa dimanfaatkan dengan baik untuk komoditas cabai,” kata Mohan saat meninjau lokasi, Rabu (2/9).

 

Mohan juga memberikan apresiasi terhadap Kepala Dinas Pertanian Kota Mataram Lalu Johari beserta jajaran yang menginisiasi penanaman tersebut. Menariknya, budidaya cabai di lahan BPP tersebut dilakukan secara non-budget, dengan mengandalkan ketekunan dan konsistensi jajaran yang terlibat.

 

Baca Juga: Usung Tema “Senyum Pelanggan, Senyumku Juga”, Harpelnas 2026 Ajak Perusahaan Muliakan Konsumen

 

“Saya lihat karena ketekunan, konsisten, dan hasilnya kelihatan,” ujarnya.

 

Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Mataram Kinnastri Mohan Roliskana yang turut meninjau tanaman cabai menilai pengembangan lahan pembibitan memiliki manfaat lebih luas karena dapat mendukung kelompok wanita tani (KWT). Ia berharap dukungan pembibitan dari Dinas Pertanian dapat terus dilakukan sehingga regenerasi tanaman di masing-masing KWT berjalan secara berkesinambungan.

 

“Ini juga membantu KWT-KWT yang sudah terbentuk di Kota Mataram. Kita punya sebanyak 76 KWT,” ungkap Kinnastri.

 

Selain penyediaan bibit, Kinnastri mengapresiasi peran para penyuluh pertanian yang aktif mendampingi KWT. “Kalau ketahanan pangan keluarga secara mandiri sudah bisa dilaksanakan oleh seluruh masyarakat, saya rasa ketahanan pangan di Kota Mataram juga bisa terwujud dan mandiri secara pangan,” ujarnya. 

 

Baca Juga: Sejarah Hari Pelanggan Nasional, Tegaskan Pentingnya Kepuasan Konsumen

 

Kepala Dinas Pertanian Kota Mataram Lalu Johari menjelaskan tanaman cabai yang ditinjau tersebut merupakan bagian dari penanaman yang dimulai pada 20 Mei 2026. Memasuki awal September, tanaman telah memasuki fase produksi dan mulai menghasilkan buah cabai merah.

 

“Sekarang sudah bisa panen, sudah banyak yang merah,” jelasnya.

 

Budidaya cabai tersebut dilakukan secara bertahap. Dinas Pertanian tidak langsung mengolah seluruh lahan sekaligus, melainkan mengembangkan penanaman secara berkelanjutan dengan menyesuaikan kemampuan swadaya yang tersedia.

 

Johari menyebut pola bertahap tersebut membuat masa panen juga berlangsung secara berkelanjutan. “Ini kita tanam satu, kemudian bisa sebulan lagi yang kedua. Yang di belakang itu yang ketiga. Jadi tiga tahap,” terangnya. 

Editor : Lalu Mohammad Zaenudin
Sumber : Liputan Berita Lombok Post
Mohan Roliskana Kebun BPP Mataram Kinnastri Mohan Roliskana KWT Mataram Pengendalian Inflasi Cabai Mataram