LPDG Gelar Utsawa Dharmagita XVI Tingkat Kota Mataram

Lalu Mohammad Zaenudin • Dipublikasikan Minggu, 13 September 2026 | 16:01 WIB
Peserta mengikuti rangkaian pembukaan Utsawa Dharmagīta (UDG) XVI Tingkat Kota Mataram Tahun 2026 di salah satu gedung pertemuan di Mataram
Peserta mengikuti rangkaian pembukaan Utsawa Dharmagīta (UDG) XVI Tingkat Kota Mataram Tahun 2026 di salah satu gedung pertemuan di Mataram

 

 

 

LombokPost— Utsawa Dharmagīta (UDG) XVI Tingkat Kota Mataram Tahun 2026 digelar dengan mengusung semangat memperkuat literasi keagamaan Hindu sekaligus kepedulian terhadap lingkungan.

Mengangkat tema “Saṁwacana Sarwa Bhawa Ekatwa: Penguatan Literasi Ekoteologi (Green Dharma) Menuju Harmonisasi Kehidupan”, kegiatan ini berlangsung di salah satu gedung pertemuan di Kota Mataram, Sabtu (12/9).

Ketua Lembaga Pengembangan Dharmagita (LPDG) Kota Mataram, Ida Wayan Putra Ekantara, SSTP., MH., mengatakan UDG tidak sekadar menjadi ajang perlombaan seni dan sastra keagamaan Hindu. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk menanamkan nilai-nilai dharma dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, tema Green Dharma dipilih untuk menguatkan kesadaran umat, khususnya generasi muda, mengenai pentingnya menjaga keseimbangan antara kehidupan manusia, lingkungan, dan nilai-nilai spiritual.

“Melalui UDG ini, kami ingin literasi keagamaan tidak berhenti pada kemampuan membaca, menghafal, maupun menyampaikan ajaran agama. Nilai-nilai tersebut harus mampu diwujudkan dalam kehidupan nyata, termasuk dalam menjaga lingkungan,” ujarnya.

UDG XVI Kota Mataram tahun ini diikuti sebanyak 180 peserta. Mereka berkompetisi dalam sembilan cabang lomba yang mencakup kemampuan membaca, menghafal, bernyanyi, berbicara, hingga seni bercerita dan debat keagamaan.

Sembilan cabang tersebut yakni Membaca Śloka, Membaca Palawākya, Membaca Kakawin, Dharmawacana Bahasa Indonesia, Dharmawacana Bahasa Inggris, Nyanyian Keagamaan Hindu, Menghafal Śloka, Dharmawiwada/Debat Keagamaan Hindu, serta Dharmacarita/Seni Bercerita.

 

Baca Juga: Jadi Temuan Audit! Abd Rachman Minta Prosedur Pemutihan Barang Rusak Dibuat Simpel

Untuk menjaga kualitas dan objektivitas penilaian, panitia melibatkan 33 orang dewan juri. Mereka berasal dari kalangan akademisi serta tokoh umat Hindu di Kota Mataram.

Ida Wayan Putra Ekantara menegaskan keterlibatan para juri dari berbagai latar belakang tersebut diharapkan mampu memberikan penilaian secara profesional sekaligus mendorong peserta menampilkan kemampuan terbaik.

“Yang kita bangun bukan hanya kompetisi, tetapi juga proses pembelajaran. Anak-anak dan generasi muda Hindu harus memiliki keberanian tampil, kemampuan berkomunikasi, serta pemahaman yang baik terhadap ajaran dan seni keagamaan,” katanya.

Ida Wayan Putra Ekantara berharap pelaksanaan UDG mampu melahirkan generasi Hindu yang tidak hanya memiliki kemampuan di bidang seni dan sastra keagamaan, tetapi juga mampu mengimplementasikan nilai dharma dalam kehidupan bermasyarakat.

“Harapannya, semangat harmonisasi kehidupan yang menjadi pesan utama tema UDG ini benar-benar tumbuh dalam diri peserta dan seluruh umat. Dharma harus menjadi nilai yang hidup, termasuk dalam cara kita memperlakukan alam dan sesama,” pungkasnya.

Pelaksanaan UDG XVI Tingkat Kota Mataram Tahun 2026 ini dibiayai melalui LPDG Kota Mataram sebagai bagian dari upaya pengembangan dan pembinaan dharmagita serta generasi muda Hindu di Kota Mataram.

Editor : Lalu Mohammad Zaenudin
Sumber : Liputan Berita Lombok Post
Utsawa Dharmagita XVI Kota Mataram Ida Wayan Putra Ekantara LPDG Green Dharma Ekoteologi Hindu Mataram