LombokPost - Bursa transfer pembalap MotoGP 2027 mulai memanas. Nama Alex Marquez dan Fabio Di Giannantonio kini santer dikaitkan dengan kepindahan ke tim KTM. Rumor tersebut mencuat kuat saat akhir pekan MotoGP Spanyol 2026 di Circuito de Jerez – Angel Nieto.
Dalam konferensi pers pascabalapan, Di Giannantonio menegaskan bahwa masa depannya masih belum ditentukan. Pembalap Pertamina Enduro VR46 Racing Team itu mengaku tengah diminati beberapa tim, namun belum mengambil keputusan.
"Semuanya masih terbuka. Saya belum punya apa-apa saat ini, seperti situasi saya di 2023," ujarnya.
Baca Juga: Toprak Razgatlioglu Kena Long Lap Penalty di MotoGP Spanyol 2026, Imbas Insiden dengan Savadori
Ia juga menekankan pentingnya menjaga fokus bersama tim yang dibelanya saat ini, tanpa terganggu spekulasi pasar pembalap.
Di Giannantonio menyoroti sisi kemanusiaan dalam dunia balap. Ia merasa terlalu dini membicarakan perpindahan tim di tengah musim. Menurutnya, pembalap seharusnya lebih fokus pada performa di lintasan dibanding spekulasi kontrak.
Alex Marquez Pilih Bungkam
Sementara itu, BK8 Gresini Racing MotoGP rider Alex Marquez memilih bersikap lebih tertutup. Meski sedang dalam performa impresif usai kemenangan beruntun di Jerez, ia belum mau memberikan kepastian terkait masa depannya.
Baca Juga: Marc Marquez Menang Dramatis di Sprint MotoGP Spanyol 2026, Crash hingga Comeback di Balapan Chaos
"Saya bahagia di tempat saya sekarang. Kita lihat saja nanti," ujarnya singkat.
Sejumlah pergerakan sudah mulai terlihat. Marco Bezzecchi telah memperpanjang kontrak bersama Aprilia Racing. Sementara itu, Johann Zarco dan Diogo Moreira dipastikan bertahan bersama Honda musim depan.
Di sisi lain, Ai Ogura dikonfirmasi akan meninggalkan Trackhouse, dan Alex Rins juga bakal berpisah dari Yamaha. Dengan masih banyak kursi kosong untuk 2027, spekulasi diyakini akan terus berkembang dalam beberapa pekan ke depan.
MotoGP selanjutnya akan berlanjut ke MotoGP Prancis 2026 di Le Mans, yang bisa saja menjadi panggung munculnya pengumuman penting.
Editor : Rury Anjas Andita