LombokPost – Jorge Martin kembali menunjukkan aura juara di MotoGP Prancis 2026. Pembalap Aprilia Racing itu tampil dominan saat memenangi Sprint Race di Le Mans dan menghidupkan kembali persaingan perebutan gelar MotoGP 2026.
Kemenangan tersebut menjadi Sprint kedua Martin musim ini, sekaligus kemenangan ketiganya secara beruntun di Le Mans sejak format Sprint diperkenalkan pada 2023.
Tak hanya itu, tambahan poin penting membuat jarak Martin dengan rekan setimnya, Marco Bezzecchi, kini tinggal enam angka saja di klasemen.
Baca Juga: Johann Zarco Tercepat di Practice MotoGP Prancis, Marc Marquez Gagal ke Q2
Martin tampil luar biasa sejak awal balapan. Memulai Sprint dari posisi kedelapan, rider berjuluk Martinator itu langsung melesat ke posisi keempat pada tikungan pertama sebelum mengambil alih pimpinan lomba di Dunlop Chicane.
Setelah memimpin, Martin terus menjauh. Keunggulannya berkembang dari setengah detik pada lap pertama menjadi 1,4 detik saat memasuki lap kesembilan.
“Ini membutuhkan tekad yang sangat kuat. Dari posisi kedelapan, mustahil memprediksi pergerakan semua pembalap di depan,” ujar Martin. “Tetapi saya punya visi jelas ke mana harus bergerak dan mampu beradaptasi dengan cepat,” lanjutnya.
Baca Juga: Luca Marini Bikin Kejutan di Le Mans, Honda Kuasai FP1 MotoGP Prancis 2026
Salah satu momen paling menentukan terjadi saat Martin melakukan manuver agresif di Tikungan 3 dan 4. Ia sukses menyalip beberapa rival sekaligus dari sisi luar chicane untuk mengambil alih posisi pertama.
Martin mengaku keberhasilannya bukan sekadar keberuntungan, melainkan kombinasi tekad, fokus, dan pemahaman yang semakin baik terhadap motor Aprilia.
“Sekarang saya mulai memahami performa Aprilia, kapan bisa mendorong lebih keras dan di mana batas motornya,” katanya.
Pembalap Spanyol itu juga mengungkapkan sempat mengubah setelan motor tanpa melakukan uji coba sebelumnya.
Dominasi di Le Mans membuat Martin merasa kepercayaan dirinya perlahan kembali seperti saat menjadi juara dunia MotoGP 2024. Ia bahkan mengaku sempat terkejut mampu menjaga jarak dari Francesco Bagnaia dan Bezzecchi sepanjang balapan.
“Saya hanya mencoba tetap tenang dan menyelesaikan balapan. Ketika saya terlalu banyak berpikir, saya mulai membuat kesalahan,” ucapnya.
Baca Juga: Jadwal MotoGP Prancis 2026 Lengkap: Sprint Race Sabtu, Balapan Utama Minggu Malam di Le Mans
Menurut Martin, performa balapan kali ini bahkan terasa lebih baik dibanding sesi kualifikasi, yang masih menjadi kelemahannya musim ini.
Meski tampil dominan di Sprint, Martin sadar tantangan pada balapan utama Minggu nanti akan lebih sulit. Ia memprediksi cuaca dan adaptasi rival terhadap ritme Aprilia bisa membuat persaingan semakin ketat.
“Saya hanya ingin mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk segala kondisi. Semua pembalap menghadapi situasi yang sama,” tegas Martin.
Baca Juga: Veda Ega Pratama Tembus 6 Besar Tes Moto3 Jerez, Sinyal Kuat Rookie Indonesia di MotoGP 2026
Balapan utama MotoGP Prancis akan berlangsung Minggu (10/5) pukul 19.00 WIB.
Editor : Rury Anjas Andita