Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Zul Zivilia Tampil di Luar Lapas, Kembali Bawakan “Aishiteru” dengan Gelang GPS di Kaki!

Alfian Yusni • Minggu, 4 Mei 2025 | 11:32 WIB
Zul Zilivia. (Tiktok)
Zul Zilivia. (Tiktok)

LombokPost - Nama Zul Zivilia kembali bikin geger jagat maya! Bukan karena kasus lamanya.

Tapi karena sebuah video yang menunjukkan dirinya tampil live—bukan di panggung besar, tapi… di luar Lapas Narkotika Kelas IIA Gunung Sindur, Bogor!

Yes, anda tidak salah baca. Meski masih menjalani hukuman penjara, vokalis band Zivilia ini muncul ke publik dengan cukup percaya diri… lengkap dengan gelang GPS di pergelangan kakinya!

Video penampilannya viral di akun Instagram gosip @lambegosiip. Zul terlihat menyapa fans dan membawakan lagu andalannya, “Aishiteru,” lagu yang dulu sempat jadi anthem anak galau se-Indonesia.

Tapi bukan cuma suara dan performanya yang jadi sorotan, melainkan gelang hitam kecil di kakinya yang ternyata alat pengawasan elektronik dari pihak lapas. High-tech banget, ya?

Ternyata, gelang itu adalah bagian dari sistem pengawasan dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.

Fungsinya? Buat memastikan bahwa warga binaan kayak Zul tetap bisa menjalani kegiatan positif di luar lapas, tapi tetap dalam pantauan ketat. Jadi, bukan berarti bebas muter-muter sembarangan, ya.

Fyi, Zul nggak cuma asal tampil. Sejak di balik jeruji besi pun, dia tetap produktif berkarya.

November 2024 lalu, dia bahkan sempat merilis single baru bareng Zivilia, berjudul Setia Walau Tak di Sampingmu.

Proses rekaman dan syuting video klipnya pun dibantu langsung oleh pihak Lapas Gunung Sindur. Total support, bro!

Sekilas flashback, Zul Zivilia dijatuhi vonis 18 tahun penjara karena kasus narkoba. Ia ditangkap bareng beberapa orang rekannya di sebuah apartemen di Jakarta Utara pada Maret 2019.

Barang bukti? Gak main-main—ada sabu dan ekstasi dalam jumlah yang lumayan banyak. Kasus ini sempat menggemparkan industri musik, karena saat itu Zivilia lagi di puncak popularitas.

Tapi, penampilan terbarunya ini kayak jadi simbol bahwa semua orang punya kesempatan kedua. Lewat seni dan musik, Zul membuktikan bahwa masa lalu kelam bukan akhir dari segalanya.

Program pembinaan ini juga nunjukin bahwa sistem pemasyarakatan kita udah makin maju dan manusiawi.

Yang pasti, dukungan dari keluarga, pihak lapas, dan masyarakat luas penting banget buat narapidana seperti Zul agar bisa bangkit dan siap balik ke kehidupan normal setelah masa hukuman berakhir.

Siapa tahu, nanti pas bebas, Zivilia comeback dengan hits yang lebih kuat dan cerita yang lebih dalam. Kita tunggu, Zul! (***)

Editor : Alfian Yusni
#Gelang GPS #lapas gunung sindur #zul zivilia