Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Jual Hak Cipta Lagu Rp3 Triliun, Justin Bieber Ternyata Nyaris Bangkrut

Alfian Yusni • Rabu, 21 Mei 2025 | 14:54 WIB

Keputusan Justin Bieber jual hak cipta lagu lawasnya senilai Rp3 triliun sempat bikin heboh. (Foto: instagram)
Keputusan Justin Bieber jual hak cipta lagu lawasnya senilai Rp3 triliun sempat bikin heboh. (Foto: instagram)

Keputusan Justin Bieber jual hak cipta lagu lawasnya senilai Rp3 triliun sempat bikin heboh. Justin Bieber yang dikenal sebagai musisi global papan atas itu menjual hak cipta lagu-lagunya ke perusahaan investasi musik, Hipgnosis Songs Capital.

Langkah Justin Bieber jual hak cipta lagu ini tentu mengundang tanda tanya besar. Banyak penggemar bertanya-tanya, mengapa Justin Bieber yang sudah mendunia rela melepas seluruh karya besarnya? Apakah Justin Bieber bangkrut?

Tiga tahun setelah transaksi itu terjadi, jawabannya akhirnya terungkap. Dalam dokumenter terbaru bertajuk TMZ Investigates: What Happened to Justin Bieber yang tayang di platform Hulu, disebutkan bahwa Justin Bieber mengalami krisis keuangan parah hingga nyaris bangkrut.

Baca Juga: Manchester United vs Tottenham Hotspurs di Final Liga Europa 2025, Sama-Sama Terpuruk di Liga Inggris, Adu Mental Juara di San Mames

Justin Bieber bangkrut akibat gaya hidup mewah dan pembatalan tur dunia Justice pada 2022. (Foto: instagram)
Justin Bieber bangkrut akibat gaya hidup mewah dan pembatalan tur dunia Justice pada 2022. (Foto: instagram)

Dokumenter tersebut menyebut bahwa Justin Bieber bangkrut akibat gaya hidup mewah dan pembatalan tur dunia Justice pada 2022.

Tur tersebut seharusnya menghasilkan sekitar USD 90 juta, namun harus dibatalkan karena Justin Bieber mengalami gangguan kesehatan serius, yakni Sindrom Ramsay Hunt yang menyebabkan kelumpuhan sebagian wajah.

Masalah finansial Justin Bieber makin pelik karena pengelolaan keuangannya dinilai tidak sehat. Ia membeli beberapa rumah mewah, jet pribadi, hingga bus tur senilai USD 2 juta.

Baca Juga: 7 Cara Melatih Kucing agar Penurut dan Nurut Sama Pemiliknya

Bahkan, ada dugaan dana pribadinya disalahgunakan oleh manajer keuangannya sendiri. Justin Bieber bahkan dikabarkan mempertimbangkan langkah hukum terkait hal itu.

Dalam dokumenter itu pula, terungkap bahwa Scooter Braun, manajer lama Justin Bieber, sempat menyarankan agar ia menunda penjualan hak cipta lagu hingga Januari 2023 demi alasan pajak. Namun Justin Bieber menolak. Ia memilih menjual lebih cepat karena tekanan ekonomi yang mendesak.

Hak cipta lagu yang dijual mencakup 290 lagu rilisan sebelum akhir 2021. Mulai dari Baby, Love Yourself, Sorry, hingga Peaches, seluruhnya kini dimiliki oleh Hipgnosis Songs Capital. Meski begitu, Universal Music Group tetap memegang hak atas master rekamannya.

Baca Juga: Presiden Prabowo Kunjungan Kenegaraan ke Thailand, Perkuat Kerja Sama Strategis RI–Thailand

Langkah Justin Bieber jual hak cipta lagu sebesar Rp3 triliun ini menjadi salah satu penjualan katalog musik terbesar di dunia, khususnya untuk artis berusia di bawah 30 tahun.

Di sisi lain, dokumenter ini juga mengupas kehidupan pribadi Justin Bieber. Mulai dari pergulatannya dengan kesehatan mental, dinamika rumah tangganya bersama Hailey Bieber, hingga pencariannya secara spiritual.

Hingga kini, kisah Justin Bieber jual hak cipta lagu masih jadi perbincangan hangat. Tak hanya soal nilai transaksinya yang fantastis, tapi juga karena latar belakang emosional dan finansial di baliknya.

Justin Bieber jual hak cipta lagu bukan semata soal bisnis, tapi jadi cermin jatuh bangun seorang bintang besar dalam menghadapi kehidupan. (***)

 

Editor : Alfian Yusni
#Justin Bieber jual hak cipta lagu #bangkrut #justin bieber #musisi global papan atas #krisis keuangan