LombokPost - Dunia musik diguncang kabar mengejutkan. Seorang wanita berusia 48 tahun tiba-tiba muncul dan mengaku sebagai anak rahasia Freddie Mercury, vokalis legendaris Queen.
Tak hanya itu, ia juga mengklaim menyimpan 17 jurnal pribadi milik Freddie Mercury yang selama ini disimpan rapi sebagai warisan langsung dari sang ayah.
Kabar soal anak rahasia Freddie Mercury ini mencuat menjelang peluncuran buku biografi berjudul Love, Freddie: Freddie Mercury’s Secret Life and Love yang dijadwalkan rilis pada 5 September 2025.
Buku ini ditulis oleh jurnalis musik ternama Lesley-Ann Jones dan berisi pengakuan mengejutkan sang wanita, yang hanya disebut berinisial “B”.
Menurut “B”, ia adalah putri Freddie Mercury hasil hubungan rahasia sang vokalis pada 1976.
“B” mengaku memiliki hubungan pribadi dengan Freddie sejak lahir hingga akhir hayat Mercury pada 24 November 1991.
Ia bahkan menyebut bahwa Mercury mewariskan 17 jurnal rahasia yang ia mulai tulis sejak 20 Juni 1976—dua hari setelah lagu “You’re My Best Friend” dirilis.
Anak Rahasia Freddie Mercury: Klaim Dikecam, Tapi Juga Diperkuat Jurnal Pribadi
Klaim ini langsung mengundang reaksi keras dari orang-orang terdekat Queen. Anita Dobson, istri gitaris Brian May, mengaku kaget saat mendengar kabar ini dari media.
“Saya tanya ke Brian, ‘Kamu tahu soal ini?’ dan dia bilang, ‘Kamu percaya cerita ini?’” ujar Dobson dalam wawancara dengan The Mirror, dilansir The Independent, Jumat (27/6).
Brian May sendiri, menurut laporan The Sun, masih sangat skeptis. Ia menyebut kabar tentang anak rahasia Freddie Mercury bisa jadi hanya sensasi tanpa dasar kuat.
“Kalau memang benar, di mana dia? Tunjukkan dirimu,” tantang Dobson, menanggapi klaim sang wanita.
Sosok "B" dan Warisan Rahasia Freddie Mercury
Menurut pengakuannya kepada penulis, “B” bukan mencari uang atau ketenaran. Ia adalah profesional medis yang tinggal di Eropa dan kini telah berkeluarga.
Ia mengaku tidak membutuhkan validasi publik karena Freddie telah mengakui dirinya secara pribadi dan memberinya warisan secara hukum, namun tidak tercantum dalam surat wasiat resmi.
“Dia mencintai saya dan mengabdikan hidupnya untuk saya,” kutip buku itu. “Asal-usul kelahiran saya mungkin mengejutkan, tapi cinta ayah saya tidak pernah berubah.”
Lesley-Ann Jones, sang penulis, mengaku sempat ragu. Tapi setelah bekerja bersama “B” selama 3,5 tahun tanpa permintaan kompensasi apa pun, ia akhirnya percaya.
“Tidak ada yang bisa memalsukan jurnal sebanyak ini. Semua konsisten. Tidak ada motif finansial.”
Jurnal Pribadi dan Bukti Tak Terbantahkan
Menurut laporan People dan iHeart, jurnal yang disimpan “B” dimulai pada 20 Juni 1976 dan berhenti pada 31 Juli 1991, saat kesehatan Freddie mulai memburuk karena komplikasi pneumonia terkait AIDS.
“B” merasa kini waktunya untuk berbicara. “Orang-orang yang tahu menjaga rahasia ini demi Freddie. Tapi keputusan untuk bicara adalah milik saya sendiri.”
Buku Biografi Siap Meledak, Netizen Tuntut Tes DNA
Publik terbelah. Di media sosial seperti Twitter dan Reddit, tagar #FreddieMercuryDaughter dan #LoveFreddie ramai diperbincangkan.
Banyak yang menuntut pembuktian DNA untuk memverifikasi apakah wanita ini benar-benar anak rahasia Freddie Mercury.
Pihak Queen sejauh ini belum memberikan tanggapan resmi lebih lanjut. Namun penggemar bersiap menyambut ledakan informasi dari buku Love, Freddie yang disebut-sebut akan mengungkap wajah, kisah hidup, dan isi jurnal-jurnal pribadi sang legenda.
Freddie Mercury 2025: Kisah Baru, Warisan Abadi
Dengan mencuatnya klaim soal anak rahasia Freddie Mercury, warisan sang vokalis Queen tampaknya memasuki babak baru.
Bila klaim ini terbukti benar, maka "B" akan menjadi satu-satunya ahli waris langsung sang legenda, melebihi siapapun termasuk Mary Austin, sahabat hidup Mercury selama puluhan tahun.
“Dia mempercayakan jurnal pribadinya kepada saya—anak satu-satunya dan kerabat terdekat—sebagai warisan kenangan, perasaan, dan pikirannya,” tulis “B” dalam surat yang dimuat di buku itu.
Buku Love, Freddie: Freddie Mercury’s Secret Life and Love akan dirilis 5 September 2025 oleh Whitefox Publishing. (***)
Editor : Alfian Yusni