LombokPost - Lewis Capaldi kembali menyentuh hati penggemarnya lewat penampilan emosional di Glastonbury 2025.
Setelah rehat panjang karena Tourette Syndrome, Lewis Capaldi comeback dengan membawa seluruh emosinya ke atas Panggung Pyramid, Jumat (27/6) malam waktu setempat.
Tampil mengejutkan selama 35 menit, Lewis Capaldi langsung menyapa penonton dengan dua hits andalannya, Before You Go dan Grace.
Riuh penonton membahana, memanggil-manggil nama penyanyi Skotlandia itu yang sudah lama vakum dari dunia panggung.
"Senang sekali bisa kembali. Saya tidak akan banyak bicara karena saya mungkin akan mulai menangis," ujar Capaldi, menahan haru.
Lagu demi lagu ia bawakan dengan penuh penghayatan. Termasuk Survive, single terbaru yang dirilis di hari yang sama.
Penampilan ini menjadi comeback penuh pertamanya sejak Glastonbury 2023, momen terakhir sebelum ia memutuskan mundur karena kondisi kesehatan.
“Survive adalah tentang bertahan. Tiga tahun terakhir bukan yang terbaik buat saya, tapi inilah tujuan saya: kembali ke sini,” ucapnya dengan suara bergetar.
Lewis Capaldi yang kini berusia 28 tahun sebelumnya memutuskan rehat dari panggung setelah mengaku kesulitan mengontrol gejala Tourette Syndrome serta ketegangan pita suaranya.
Diagnosis itu ia bagikan ke publik sejak akhir 2022 lewat Instagram, sebagai bentuk keterbukaan kepada penggemar.
Puncak emosional terjadi saat ia menyanyikan Someone You Loved, lagu yang disebut sebagai karya paling banyak diputar di Inggris sepanjang masa.
“Aku kembali lagi, sayang!” teriaknya di akhir lagu, disambut sorak-sorai penonton. Setelah konser, Lewis Capaldi membagikan momen spesial itu lewat akun Instagram-nya.
Ia menuliskan rasa terima kasih dan keharuannya bisa kembali ke Glastonbury Festival, tempat yang menjadi saksi perjuangannya melawan batas tubuh dan mental.
Kisah Lewis Capaldi di Glastonbury 2025 bukan sekadar comeback musik biasa. Ini adalah bentuk nyata perjuangan seorang musisi melawan keterbatasan, lalu bangkit.
Sekaligus, pengingat bahwa panggung musik Inggris belum bisa lepas dari pesona Lewis Capaldi. (***)
Editor : Alfian Yusni