Jauh sebelum menjadi grup rock papan atas Indonesia, para personel Dewa 19 ternyata sudah membentuk band sejak masih duduk di bangku SMP di Surabaya.
Cerita masa awal Dewa 19 itu diungkap langsung oleh Andra Ramadhan saat berbincang di kanal Vindes.
Baca Juga: Reza Arap Bikin Iri! Mobilnya Ditandatangani Han Fast & Furious, Sung Kang Sampai Masuk Kabin
Ia mengenang bagaimana dirinya pertama kali bertemu dengan Ahmad Dhani ketika sama-sama bersekolah di SMP Negeri 6 Surabaya.
Kala itu, Ahmad Dhani, Andra Ramadhan, mendiang Erwin Prasetya dan Wawan Juniarso sepakat membentuk band bernama Booster.
Band itulah yang kemudian berkembang menjadi Dewa sebelum akhirnya dikenal luas sebagai Dewa 19 pada akhir 1980-an.
Baca Juga: Akio Toyoda Blak-blakan! Bos Toyota Masih Pilih Bau Bensin daripada Mobil Listrik
Andra mengaku sempat memiliki kesan unik terhadap Ahmad Dhani saat pertama kali bertemu.
“Belum kenal saja, ‘hm tengil banget nih’ gaya jalannya dia. Pas kelas 2, satu kelas kan, ya, dari situ sudah kenal,” ujar Andra.
Namun setelah mengenal lebih dekat, Andra menilai Ahmad Dhani sebagai sosok yang asyik dan memiliki passion besar terhadap musik.
Baca Juga: Wujud Freelander 8 Terungkap, SUV Listrik Hasil Kolaborasi Chery dan Land Rover Siap Libas Offroad
“Dhani memang wataknya begitu, tapi orangnya asyik,” lanjutnya.
Menariknya, lagu pertama yang dibawakan cikal bakal Dewa 19 saat tampil di panggung sekolah ternyata bukan lagu ciptaan sendiri.
Mereka meng-cover lagu legendaris “The Final Countdown” milik band rock asal Swedia, Europe.
Saat itu posisi vokalis belum ditempati Ari Lasso karena mereka belum saling mengenal. Andra menyebut vokalis pertama mereka hanyalah teman sekolah biasa.
“Yang jadi vokalis waktu itu ada, teman,” tutur Andra.
Perjalanan Dewa 19 mulai berubah ketika mereka masuk SMA. Di fase inilah Ahmad Dhani dan kawan-kawan bertemu Ari Lasso yang kemudian direkrut menjadi vokalis utama.
“Dewa yang baru ada vokalisnya kan SMA waktu itu kenal Lasso, kita enggak satu SMP. Drummer sudah Wawan, almarhum Erwin, aku dan Dhani dari SMP. SMA baru ketemu Ari Lasso,” ungkap Andra.
Nama Dewa 19 sendiri juga memiliki cerita menarik. Banyak orang mengira angka 19 merupakan bagian nama band sejak awal berdiri. Padahal menurut Andra, nama asli grup tersebut hanya “Dewa”.
Angka 19 baru digunakan saat perilisan album perdana mereka pada 1992. Angka tersebut merepresentasikan usia para personel ketika menggarap album debut itu.
Baca Juga: Waspada Hantavirus, Kapal Pesiar dan Penyeberangan Diawasi Ketat dan Wajib Pasang Rat Guard
Album bertajuk “19” sukses besar di industri musik Tanah Air. Lewat lagu-lagu hits seperti “Kangen”, “Kita Tidak Sedang Bercinta Lagi”, hingga “Bayang-Bayang”, nama Dewa 19 langsung melejit sebagai band papan atas Indonesia era 1990-an.
Kesuksesan album tersebut bahkan membuat Dewa 19 meraih penghargaan BASF Award sebagai pendatang baru terbaik dan album terlaris.
Perjalanan panjang band ini juga diwarnai berbagai pergantian personel. Setelah era Ari Lasso berakhir pada 1999, posisi vokalis digantikan Once Mekel yang sukses membawa Dewa 19 memasuki era kejayaan baru lewat album “Bintang Lima” dan “Cintailah Cinta”.
Meski telah mengalami banyak perubahan formasi, Ahmad Dhani dan Andra Ramadhan tetap menjadi personel paling awet bertahan sejak masa awal terbentuknya Dewa 19 hingga sekarang.
Kini, setelah puluhan tahun berlalu, kisah lagu pertama Dewa 19 saat masih SMP kembali membuat publik nostalgia.
Dari panggung sekolah sederhana membawakan “The Final Countdown”, Dewa 19 menjelma menjadi salah satu band paling berpengaruh dalam sejarah musik Indonesia. (***)
Editor : Alfian Yusni