”Surat rekomendasi sudah diterima PT DBL selaku penyelenggara. Di sana ada poin-poin yang harus dilaksanakan, karena kompetisi digelar di tengah pandemi,” ujar Direktur Lombok Post Alfian Yusni mewakili penyelenggara, Senin (11/1).
Dalam rekomendasi tersebut ada beberapa hal yang harus dipenuhi penyelenggara. Yakni pemain dan wasit serta panitia diwajibkan melakukan screening awal dengan hasil negatif Covid-19.
Kemudian, penyelenggara melakukan sterilisasi lokasi pelaksanaan kegiatan sebelum melaksanakan kompetisi DBL. Di luar lapangan pertandingan, panitia dan peserta wajib menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak. Kegiatan tersebut harus dilaksanakan dengan jumlah penonton terbatas.
Panitia juga harus menerbitkan buku panduan protokol kesehatan dalam penyelenggaraan kompetisi DBL 2021 sesuai dengan keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/Menkes/382/2020 tentang protokol kesehatan bagi masyarakat di tempat dan fasilitas umum dalam rangka pencegahan dan pengendalian covid-19.
”Apa yang menjadi arahan dan ketentuan akan dilaksanakan sepenuhnya oleh penyelenggara,” tegas Alfian.
Alfian menambahkan, sebelumnya PT Deteksi Basket Lintas (DBL) Indonesia juga sudah mempresentasikan panduan protokol kesehatan (prokes) pelaksanaan DBL ke jajaran Pemprov NTB termasuk Satgas Covid-19.
”DBL tetap mengutamakan prokes. Semua langkah sudah disiapkan tinggal dilaksanakan sesuai panduan yang sudah disusun,” tandasnya. (puj/r6) Editor : Administrator