TANJUNG-Warga Dusun Air Bari, Desa Gumantar, Kecamatan Kayangan dihebohkan dengan penemuan jenazah dalam pondok, Sabtu (8/7). Korban berinisial TUN, 50 tahun ini ditemukan rekannya dalam kondisi tergeletak di atas lantai pondok.
Kapolsek Kayangan Iptu Hadi Suprayitno membenarkan hal ini. Korban ditemukan pertama kali oleh IS, yang tinggal di rumah samping pondok korban. “IS yang melaporkan temuan tersebut,” ujarnya, Minggu (9/7).
IS merupakan rekan korban sehari-hari. Pada saat itu, saksi melintas di samping pondok tersebut dan melihat korban sedang tertidur. Dirinya mencoba memanggil korban berkali-kali, namun tidak ada jawaban. “Saksi kemudian memutuskan untuk masuk ke pondok untuk membangunkan korban,” sambungnya.
Namun pada saat masuk, saksi melihat korban terbaring dalam keadaan terlentang dengan kepala menghadap Utara. Korban kembali coba dibangunkan secara langsung namunn tidak kunjung bangun. Akhirnya, saksi pun memilih memanggil pihak keluarga untuk melihat kondisi korban. “Keluarga kembali membangunkan, namun tidak juga bangun, dan menyadari bahwa korban sepertinya sudah meninggal dunia, lantas pihak keluarga menghubungi Polsek Kayangan,” jelasnya.
Setelah mendapat laporan, unit Reskrim Polsek Kayangan menuju lokasi kejadian, dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Tak hanya itu, sejumlah saksi juga diperiksa untuk keterangan lebih lanjut. Korban juga dibawa ke Puskesmas Kayangan untuk dilakukan visum. “Hasil olah TKP, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada korban bebernya.
Hal ini diperkuat dengan hasil pemeriksaan dari dokter di Puskesmas Kayangan. Sedangkan untuk waktu kematian berdasarkan kaku mayat, korban diperkirakan meninggal dunia dalam kurung waktu 9-12 jam. Yakni sejak pukul 21.00 Wita pada Jumat hingga 09.00 Wita pada Sabtu.
“Diduga korban meninggal setelah pulang dari kampung kemudian tertidur hingga meninggal dunia,” kata Kapolsek.
Hasil interogasi sejumlah warga, mereka mengatakan jika korban sempat duduk berkumpul bersama warga, termasuk saksi IS pada Jumat malam. Sekitar pukul 21.00 Wita, korban pun memutuskan pulang kembali ke pondoknya.
Korban sendiri dalam kesehariannya diketahui merupakan petani yang bekerja merawat kebun, berternak sapi, dan kegiatan presean. Korban juga tinggal sendiri di pondok itu. “Korban diduga pernah menderita sakit sesak nafas namun tidak ada riwayat pengobatan medis,” tandasnya. (fer/r9)
Editor : Galih Mps