Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Jaga Kerukunan dan Toleransi, Pj Gubernur NTB Miq Gite Terima Audiensi PHDI NTB

Halil E.D.C • Kamis, 5 Oktober 2023 | 07:55 WIB
Pj Gubernur NTB HL Gita Ariadi (empat dari kiri) bersama pengurus PHDI NTB saat audiensi di kantor gubernur NTB, (4/10).
Pj Gubernur NTB HL Gita Ariadi (empat dari kiri) bersama pengurus PHDI NTB saat audiensi di kantor gubernur NTB, (4/10).

LombokPost - Penjabat Gubernur NTB Drs H Lalu Gita Ariadi,M.Si mengajak semua pihak, khususnya lembaga keagamaan untuk terus membangun dan memupuk kerukunan dan toleransi antar umat beragama. Dengan terbangunnya kerukunan dan tolerasi akan menciptakan harmonisasi di seluruh wilayah Provinsi NTB. Semua agama dan kepercayaan memiliki peran penting dalam membangun kerukunan dan toleransi ini.

“Pentingnya harmonisasi di NTB. Berbagai agama dan kepercayaan memiliki peran penting dalam membangun kerukunan dan toleransi untuk mewujudkan harmonisasi di wilayah kita yang baldatun toyyibatun,” kata Miq Gite saat menerima silaturahmi PHDI NTB di kantor gubernur NTB, kemarin (4/10).

          Silaturahmi Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) NTB ke penjabat gubernur NTB dalam rangka koordinasi rencana pelaksanaan upacara keagamaan umat Hindu di Danau Segara Anak, Gunung Rinjani pada 24-29 Oktober 2023 mendatang. Dalam pertemuan tersebut, Miq Gite menyambut hangat perwakilan PHDI NTB.

“Silaturahmi dan koordinasi sangat penting dalam rangka membangun hubungan yang harmonis antara pemerintah dan lembaga keagamaan,” kata Miq Gite.

Miq Gite juga menekankan komitmen Pemprov NTB untuk mendukung pelaksanaan kegiatan-kegiatan keagamaan, termasuk perayaan keagamaan umat Hindu yakni Sad Kertih. Bahkan, Miq Gite yang berencana akan hadir dalam pembukaan acara tersebut berharap agar selama pelaksanaan kegiatan diberikan kelancaran dan saling menjaga satu sama lain.

Menurut Miq Gite, upacara keagamaan ini menjadi salah satu wujud keanekaragaman budaya dan agama yang ada di NTB. Pemerintah akan berusaha untuk menjadikannya sebagai ajang perayaan yang berkesan dan aman.

          “Saya sangat respek dan mendukung kegiatan seperti ini. Semoga selama pelaksanaan berjalan lancar, aman, dan saling menjaga,” kata Miq Gite.

Miq Gite menambahkan, ke depan PHDI NTB diharapkan dapat terus  merumuskan program kegiatan yang mampu meningkatkan rasa memiliki, rasa bangga, dan rasa tanggung jawab umat terhadap peran dan keberadaan PHDI sebagai aktualisasi moderasi beragama. “PHDI juga diharapkan mampu memberi contoh harmoni organisasi, toleransi yang tinggi di lingkungan internal dan eksternal,” kata Miq Gite.

Dalam kesempatan yang sama, Miq Gite menjelaskan sesuai dengan amanat yang diemban sebagai penjabat gubernur NTB, selain menjaga momentum pembangunan yang harus tetap jalan, juga mempersiapkan program-program pembangunan yang akan dilakukan ke depan. “Semua itu membutuhkan sinergi yang baik dengan semua pihak,” katanya.

Dalam beberapa waktu ke depan, akan ada perhelatan pesta demokrasi. Yakni pada tahun 2024 yang diawali pemilu, pilpres, pemilihan DPR RI, DPD RI, DPRD provinsi, DPRD kabupaten/kota.

Pesta demokrasi itu akan dilanjutkan dengan pemilihan gubernur, bupati, dan wali kota. Sehingga harus dipastikan stabilitas keamanan, stabilitas politik, stabilitas ekonomi, dan stabilitas sosial.

“Untuk mewujudkannya, dibutuhkan kerja sama dengan semua pihak, termasuk lembaga keagamaan. Kerja sama ini adalah bagian dari prinsip kebersamaan dengan masyarakat luas,” kata Miq Gite.

Perwakilan PHDI NTB menyampaikan terima kasih atas dukungan penuh yang diberikan Pemprov NTB. Panitia juga berkomitmen untuk menjalankan upacara Sad Kertih dengan khidmat.

Selain itu, kegiatan perayaan keagamaan ini juga diharapkan dapat menjadi ajang untuk mempererat tali persaudaraan dan silaturahmi antar umat beragama di Provinsi NTB. “Terima kasih atas sambutan yang begitu hangat dari Pak Gubernur HL Gita Ariadi. Semoga masyarakat dapat ikut serta merayakannya dalam semangat harmoni dan persatuan,” kata ketua panitia upacara Sad Kertih, Mangku Made.

PHDI merupakan majelis tertinggi umat Hindu. Peran PHDI sangat besar sehingga umat sendiri yang harus memperjuangkan dan mempertahankan eksistensi PHDI untuk kepentingan umat. 

Ke depan PHDI NTB juga akan terus menjalin komunikasi dan silaturahmi dengan lembaga keagamaan lainnya di NTB. Begitu juga kerja sama dengan pemerintah daerah bisa terus terjalin dengan baik. Pada akhirnya akan tercipta keharmonisan dan kedamaian di Provinsi NTB dalam rangka mendukung penuh program pemerintah. (lil)

Editor : Haliludin
#Lalu Gita Ariadi #phdi