Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Defisit Jumlah Pesawat Penyebab Harga Tiket Pesawat Melambung

Lestari Dewi • Senin, 25 Desember 2023 | 21:45 WIB
Sandiaga Salahuddin Uno
Sandiaga Salahuddin Uno

LombokPost-Defisit jumlah pesawat terbang yang beroperasi saat ini menjadi salah satu faktor penyebab harga tiket pesawat yang melambung tinggi.

Ini mengakibatkan berkurangnya jumlah ketersediaan kursi penerbangan.

"Karena saat sebelum pandemi Covid-19 jumlah pesawat yang beroperasi di atas 700, dan sekarang hanya 400. Jadi ada defisit sekitar 300," kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI Sandiaga Salahuddin Uno pada wartawan secara daring, Jumat (22/12).

Ia pun mendorong peningkatan jumlah penerbangan domestik, sebagai upaya untuk menekan harga tiket pesawat yang melambung tinggi.

Mengingat harga tiket penerbangan domestik saat ini tergolong kurang terjangkau oleh masyarakat.

"Kami ingin mendorong penambahan jumlah pesawat dan penerbangan," timpalnya.

Sandiaga mengatakan, pihaknya saat ini terus berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan dan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk meningkatkan jumlah ketersediaan pesawat terbang, menambah jumlah penerbangan, serta membuka rute-rute penerbangan domestik yang baru.

Kolaborasi ini dilakukan sebagai upaya menekan harga tiket pesawat agar lebih terjangkau oleh masyarakat.

Sehingga target 1,25 miliar hingga 1,5 miliar pergerakan wisatawan nusantara pada 2024 dapat dioptimalkan.

"Kami terus memantau, mendorong, dan mengambil aksi agar jumlah penerbangan ditingkatkan," terang politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini.

Sandiaga menyebut, target kunjungan wisatawan mancanegara di 2024 sebesar 9,49 juta hingga 14,3 juta kunjungan dan perjalanan wisatawan nusantara 1,25 miliar hingg 1,5 miliar.

"Ini mustahil kita capai kalau tidak ada tambahan penerbangan," kata Sandiaga.

Sandiaga pun mengajak semua pihak, untuk berkolaborasi bersama menjaga kesinambungan harga tiket yang telah ditentukan pemerintah.

"Sekarang saatnya bangkit bersama-sama dengan mendorong lebih banyak (mrute penerbangan dan pesawat.

"Sehingga harga tiket jadi lebih terjangkau, maskapainya bisa mendapatkan keuntungan dan wisatawan bisa mendapatkan tiket dengan harga yang lebih terjangkau," tandas mantan politisi Gerindra itu. (ewi)

Editor : Hidayatul Wathoni
#wisatawan nusantara #Tiket Pesawat #defisit #target kunjungan #Kemenparekraf #wisatawan mancanegara