LombokPost-Hari Tanpa Bayangan, juga dikenal sebagai Kulminasi atau transit atau istiwa', adalah fenomena di mana matahari berada pada posisi tertinggi di langit. Ketika deklinasi Matahari sama dengan lintang pengamat, fenomena ini disebut sebagai Kulminasi Utama.
Pada saat itu, matahari akan berada tepat di atas kepala pengamat atau di titik zenit. Dampaknya, bayangan dari benda tegak akan terlihat menghilang karena tertutup oleh benda itu sendiri. Oleh karena itu, hari kulminasi utama dikenal sebagai hari tanpa bayangan.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menginformasikan Hari Tanpa Bayangan akan terjadi di Indonesia sepanjang tahun 2024.
Secara umum, kulminasi utama tahun 2024 di Indonesia akan terjadi besok, 21 Februari 2024, di Baa, Nusa Tenggara Timur (NTT) hingga 4 April 2024 di Sabang, Aceh sampai dengan 21 Oktober 2024 di Baa, NTT.
Sementara fenomena Hari Tanpa Bayangan di DKI Jakarta periode pertama terjadi pada 4 Maret 2024 dengan kulminasi utamanya mulai pukul 12.04 WIB. Untuk periode kedua terjadi pada 8 Oktober 2024 dengan kulminasi utamanya mulai pukul 11.40 WIB.
Menurut BMKG, bidang ekuator bumi atau bidang rotasi bumi tidak selalu bersinggungan dengan bidang ekliptika atau bidang revolusi bumi. Hal ini menyebabkan posisi matahari dan bumi terus berubah sepanjang tahun antara 23,5 derajat LU hingga 23,5 derajat LS.
Ini disebut sebagai gerak semu harian matahari. Pada tahun ini, matahari tepat berada di khatulistiwa pada 20 Maret 2024 pukul 10.06 WIB dan 22 September 2023 pukul 19.43 WIB.
Pada 21 Juni 2024 pukul 03.50 WIB, matahari berada di titik balik Utara, dan pada 21 Desember 2024 pukul 16.20 WIB, matahari berada di titik balik Selatan.
Posisi Indonesia berada di sekitar ekuator, sehingga kulminasi utama di wilayah Indonesia akan terjadi dua kali dalam setahun dan tidak jauh dari saat matahari berada di khatulistiwa. Di kota lain, kulminasi utama terjadi ketika deklinasi matahari sama dengan lintang kota tersebut.
Secara umum, kulminasi utama tahun 2024 di Indonesia akan terjadi besok, 21 Februari 2024, di Baa, Nusa Tenggara Timur (NTT) hingga 4 April 2024 di Sabang, Aceh sampai dengan 21 Oktober 2024 di Baa, NTT.
Sementara fenomena Hari Tanpa Bayangan di DKI Jakarta periode pertama terjadi pada 4 Maret 2024 dengan kulminasi utamanya mulai pukul 12.04 WIB. Untuk periode kedua terjadi pada 8 Oktober 2024 dengan kulminasi utamanya mulai pukul 11.40 WIB.***