Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Garuda Indonesia Layani Penerbangan Haji 2025 untuk Tujuh Embarkasi, Ini Fasilitas Pesawat Embarkasi Lombok Boeing 777-300ER

Nurul Hidayati • Jumat, 2 Mei 2025 | 08:46 WIB
Inilah jenis pesawat Boeing 777-300ER Garuda Indonesia untuk mengangkut jamaah haji embarkasi Lombok.
Inilah jenis pesawat Boeing 777-300ER Garuda Indonesia untuk mengangkut jamaah haji embarkasi Lombok.

LombokPost  – PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk menegaskan kesiapannya untuk kembali mengemban amanah sebagai penyedia layanan penerbangan bagi jamaah haji Indonesia pada musim haji 1446 H/2025 M.

Penegasan ini disampaikan langsung oleh Direktur Utama Garuda Indonesia, Wamildan Tsani, yang menyatakan maskapai pelat merah ini telah melayani penerbangan haji selama tujuh periode sejak tahun 1995.

“Kepercayaan tersebut akan terus kami jaga untuk memastikan kelayakan penerbangan yang senantiasa memprioritaskan aspek keamanan, keselamatan, dan kenyamanan pada seluruh operasional penerbangan jemaah haji Indonesia,” ujarnya.

Lebih lanjut, Wamildan mengungkapkan pihaknya telah melakukan serangkaian persiapan teknis yang matang, meliputi aspek armada, infrastruktur pendukung, hingga penyiapan petugas yang akan melayani para jemaah.

Langkah ini diambil untuk memastikan kelancaran operasional penerbangan haji sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.

“Kami pastikan selaras dengan jadwal operasional penerbangan haji, kemudian memastikan target waktu penerbangan dapat tercapai, dengan senantiasa mengedepankan kenyamanan jamaah haji,” imbuhnya.

Photo
Photo

Garuda Indonesia juga memberikan perhatian khusus kepada jamaah haji lanjut usia (lansia) dan jamaah yang baru pertama kali melakukan perjalanan udara.

Wamildan menjelaskan berbagai layanan khusus telah disiapkan dan terus dioptimalkan untuk memberikan kemudahan bagi kelompok jemaah ini.

Layanan tersebut mencakup penyediaan infrastruktur pendukung yang memadai hingga program edukasi dan sosialisasi mengenai tata cara penerbangan.

Dalam kesempatan tersebut, Wamildan menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Indonesia.

Khususnya Kementerian Agama, atas kepercayaan yang terus diberikan kepada Garuda Indonesia sebagai maskapai penyelenggara pengangkutan ibadah haji tahun 1446 H/2025 M.

“Melalui berbagai langkah persiapan yang kami lakukan, kami berharap penyelenggaraan penerbangan haji dapat berjalan baik dan lancar dan insya Allah dapat berjalan lebih baik dari tahun sebelumnya,” pungkas Wamildan.

Untuk penyelenggaraan ibadah haji tahun 1446 H/2025 M ini, PT. Garuda Indonesia akan mengangkut total 90.933 jamaah haji Indonesia dan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH).

Jumlah tersebut berasal dari tujuh embarkasi di seluruh Indonesia, dengan rincian sebagai berikut.

Embarkasi Aceh (BTJ): 4.412 jamaah. 

Embarkasi Medan (KNO): 8.398 jamaah. Embarkasi Jakarta-Pondok Gede (JKG): 18.223 jamaah.

Embarkasi Solo (SOC): 33.806 jamaah. Embarkasi Balikpapan (BPN): 5.756 jamaah.

Embarkasi Makassar (UPG): 15.804 jamaah. Embarkasi Lombok (LOP): 4.534 jamaah.

Dengan persiapan yang matang dan komitmen yang kuat, Garuda Indonesia optimis dapat memberikan layanan penerbangan haji yang aman, nyaman, dan berkesan bagi seluruh jemaah Indonesia.

Penerbangan jamaah haji Embarkasi Lombok, akan menggunakan pesawat Boeing 777-300ER Garuda Indonesia.

Konfigurasi kabin dan tempat  duduk dengan formasinya di kelas ekonomi umumnya adalah 3-4-3.

Garuda Indonesia berupaya memberikan ruang kaki yang memadai di kelas Ekonomi, dengan pitch jarak antar baris kursi sekitar 32 inci kisaran 81 cm.

Layar hiburan pribadi di mana setiap kursi di kelas ekonomi dilengkapi dengan layar hiburan pribadi yang menawarkan berbagai film, musik, dan permainan.

Stop kontak USB tersedia di setiap kursi untuk mengisi daya perangkat elektronik pribadi.

Awak kabin berbahasa Indonesia: Garuda Indonesia menyediakan awak kabin yang profesional dan fasih berbahasa Indonesia untuk memudahkan komunikasi dengan jemaah.

Makanan halal khas Indonesia: Sajian makanan yang halal dan disesuaikan dengan cita rasa Indonesia akan disajikan selama penerbangan.

Biasanya dua kali makanan hangat dan satu kali kudapan.

Kapasitas bagasi lebih besar: Jemaah haji mendapatkan alokasi bagasi yang lebih besar untuk membawa perlengkapan ibadah dan oleh-oleh.

Air zamzam: Biasanya diperbolehkan membawa air zamzam dalam batas tertentu sebagai bagian dari bagasi terdaftar.

Layanan ramah lansia dan disabilitas: Garuda Indonesia memberikan perhatian khusus kepada jamaah lansia dan penyandang disabilitas. (nur)

Editor : Kimda Farida
#Haji #Indonesia #embarkasi #garuda indonesia #Lombok #jamaah