LombokPost - Sejumlah persoalan haji menyeruak di berbagai daerah, termasuk NTB. Di provinsi ini, banyak calon jamaah haji (CJH) tertunda keberangkatannya, ditinggalkan rombongan sebenarnya karena persoalan visa yang tak kunjung keluar. Adakah tanggapan dari Presiden Prabowo Subianto?
Dikutip dari akun IG Presiden Prabowo Subianto, dikatakan, memasuki musim keberangkatan Haji dan Umrah, Presiden meresmikan Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Fasilitas ini merupakan wujud komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan bagi para jamaah, sekaligus memperkuat infrastruktur pendukung ibadah haji dan umrah dalam negeri.
Terminal ini kata Presiden Prabowo Subianto dirancang untuk melayani hingga 94 juta jemaah per tahun. Serta dilengkapi dengan berbagai fasilitas modern guna mendukung kenyamanan dan kelancaran proses keberangkatan jamaah calon haji.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo Subianto turut menegaskan bahwa pemerintah akan terus bekerja keras menurunkan biaya penyelenggaraan haji agar lebih terjangkau, sekaligus mempercepat proses dan waktu keberangkatan jemaah. Dia berharap, semoga seluruh rangkaian perjalanan ibadah para jemaah diberi kelancaran.
"Serta mereka dapat menjalankan ibadah dengan khidmat dan khusyuk hingga kembali ke tanah air dengan selamat," demikian diterangkan, 4 Mei 2025. (yuk/r5)
Editor : Prihadi Zoldic