Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Kapok! Nekat Bawa Sampah ke Atas Rinjani, Puluhan Pendaki Kena Black List, Begini Kata Menhut

Umar Wirahadi • Senin, 19 Mei 2025 | 09:36 WIB
ZERO WASTE: Menhut Raja Juli Antoni didampingi Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal saat mengunjungi pintu pendakian Rinjani di Resor Sembalun, Minggu (18/5).
ZERO WASTE: Menhut Raja Juli Antoni didampingi Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal saat mengunjungi pintu pendakian Rinjani di Resor Sembalun, Minggu (18/5).

LombokPost – Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) menerapkan aturan ketat sampah plastik di atas Rinjani.

Sejak program Rinjani Zero Waste 2025 ditetapkan 3 April lalu, para pendaki wajib disiplin mengemas makanan dan kebutuhan lain yang dibungkus plastik.

Sehingga tidak meninggalkan sisa sampah di atas jalur pendakian.

Aturan itu menuai penghargaan Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni yang berkunjung ke Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR), Sembalun, Minggu (18/5).

Baca Juga: Pendaftaran Merek di Indonesia Paling Lama 6 Bulan, Lebih Cepat dari Amerika dan Cina

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal pun turut hadir mendampingi.

Kedua pejabat itu menyaksikan langsung kesibukan petugas TNGR dan relawan di pintu pendakian.

Para petugas memeriksa setiap barang bawaan pendaki. Makanan-makanan yang masih dibungkus plastik dikeluarkan.

Bungkus plastik yang dibuka lalu dimasukkan ke dalam kotak kemasan plastik.

Itu agar wadah plastik tidak dibuang sembarangan dan menjadi sampah di kawasan pendakian Rinjani.

"Saya sangat mengapresiasi langkah ini. Ini bukti pengelola TNGR dan Pemprov NTB sangat serius menerapkan Rinjani Zero Waste dengan pengetatan pemeriksaan barang bawaan pendaki," kata Raja Juli.

Baca Juga: Bukan Jago Kandang, QRIS Berhasil Tembus ASIA, Bukti Teknologi Digital Indonesia Diakui Dunia

Terhadap pendaki yang melanggar aturan sudah ada sanksi tegas. Termasuk daftar hitam dengan Islam yang dibicarakan sampai lima tahun ke depan.

Hingga awal Mei lalu, total ada 52 pendaki yang masuk daftar black list.

Pengetatan ini dilakukan dengan segala regulasinya. Ada denda dan black list sampai lima tahun, jelas Raja Juli.

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal mengatakan pendakian Gunung Rinjani dan pariwisata di kawasan taman nasional itu harus berwawasan lingkungan.

Rinjani Zero Waste diterapkan karena potensi kerusakan alam semakin serius.

“Kalau terlalu dieksploitasi akhirnya hanya generasi kita yang bisa menikmati keindahan Rinjani,” ujar Miq Iqbal, sapaan karib Lalu Muhamad Iqbal.

Baca Juga: Baru Kenal Cowok di Facebook, Ketemuan di Praya, Sepeda Motor Siswi Asal Jonggat Dibawa Kabur

Disampaikan, pengelola TNGR harus semakin baik dalam memeriksa dan menghubungkan barang bawaan pendaki agar tidak menimbulkan sampah di kawasan wisata itu.

Iqbal mengimbau kesadaran para pendaki terkait sampah agar tidak merusak kelestarian alam serta keberlangsungan hidup flora dan fauna di atas Rinjani.

“Taman nasional Rinjani ini adalah pariwisata berkelanjutan. Hindari sampah agar Gunung Rinjani juga dapat dinikmati oleh generasi masa depan,” tandas Miq Iqbal. (cr-mar)

Editor : Kimda Farida
#Balai TNGR #Gunung Rinjani #Rinjani Zero Waste 2025