Sampai-sampai ada dua nama yang digadang-gadang akan mengantikan Kapolri Listyo Sigit Prabowo dalam waktu dekat.
Dua nama Jenderal muncul dan disebut sebagai kandidat kuat calon Kapolri pengganti Listyo Sigit Prabowo adalah Komjen Rudy Heriyanto dan Irjen Rudi Darmoko.
Komjen Rudy Heriyanto merupakan Sekjen Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Dan Irjen Rudi Darmoko adalah Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT).
Seandainya benar isu pergantian Kapolti, netizen mulai menimbang-nimbang, mana diantara keduanya yang paling memiliki rekam jejak karier mentereng mendekati Listyo Sigit Prabowo?
Buka rahasia lagi jika jabatan Kapolri merupakan jabatan elit tertinggi yang ada di tubuh Polri. Itu sebabnya kadidat yang menjadi calon Kaporli harus memiliki kreteria seperti Listyo Sigit Prabowo.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) tentu memiliki alasan tersendiri ketika memilih Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri kala itu.
Karena dibalik nama Listyo Sigit Prabowo, terdapat sejumlah jabatan mentereng yang pernah disandangnya.
Listyo Sigit Prabowo dikenal luas sebagai perwira tinggi yang memiliki rekam jejak panjang dalam institusi kepolisian.
Kiprah Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri bermula ketika Presiden Jokowi menunjuknya sebagai calon tunggal dalam pemilihan Kapolri menggantikan Jenderal Idham Azis.
Nama Listyo Sigit Prabowo diajukan kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) melalui Surat Presiden yang diserahkan pada Rabu 13/1/2021 silam.
Listyo Sigit Prabowo terpilih sebagai calon Kapolri dari lima calon yang diusulkan Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas).
Empat calon lainnya adalah Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono, Kalemdiklat Komjen Arief Sulistyanto, Kabaharkam Komjen Agus Andrianto, dan Kepala BNPT Boy Rafli Amar.
Listyo Sigit Prabowo sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Reserse Kriminal Markas Besar Polri. Saat itu namanya memang telah santer disebut-sebut sebagai calon pemimpin Korps Bhayangkara.
Listyo Sigit Prabowo merupakan lulusan Akademi Kepolisian 1991. Perwira tinggi kelahiran 5 Mei 1969 tersebut pernah menjadi Kapolres Pati, Jawa Tengah.
Setelah itu Listyo Sigit Prabowo menduduki posisi Wakil Kepala Polrestabes Kota Semarang lalu menjadi Kapolres Solo.
Karier Listyo Sigit Prabowo mengalami lonjakan signifikan ketika ia ditarik ke Jakarta pada 2012 dan menduduki posisi di Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim.
Hubungan Listyo Sigit Prabowo dengan Presiden Joko Widodo dimulai ketika ia dipercaya menjadi ajudan kepala negara pada 2014.
Dua tahun kemudian, Listyo Sigit Prabowo diberi tanggung jawab sebagai Kapolda Banten dengan pangkat Brigadir Jenderal, dan pada 2018, promosi demi promosi datang menghampirinya.
Diantaranya pada Agustus 2018, Listyo Sigit Prabowo menyandang pangkat inspektur jenderal yang disematkan oleh mantan Kapolri Jenderal Tito Karnavian di Mabes Polri.
Lalu Listyo Sigit Prabowo ditunjuk sebagai Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri dan kemudian menjabat sebagai Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) di Mabes Polri.
Puncak karier Listyo Sigit tercapai ketika Presiden Jokowi mengajukannya sebagai calon tunggal Kapolri pada Januari 2021, menggantikan Jenderal Idham Azis.
Pun ketika menjabat sebagai Kapolri di era Presiden Prabowo Subianto, hubungan Listyo Sigit Prabowo dengan Prabowo terbilang sangat mesra.
Terbukti di beberapa kesempatan, Presiden Prabowo kerap memuji Listyo Sigit Prabowo. Termasuk saat Panen Raya Jagung kemarin.
Presiden Prabowo memuji Listyo Sigit Prabowo habis-habisan saat pidato dalam acara panen raya jagung di Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, Kamis (5/6/2025),
Prabowo memuji Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang menginisiasi penanaman jagung secara nasional.
“Hari ini, acara panen raya jagung, tuan rumahnya Kapolri,” kata Prabowo dalam pidato yang Lombok Post kutip dari akun YouTube Sekretariat Presiden.
Prabowo mengaku senang, apa yang menjadi gagasannya terkait ketahanan pangan diimplementasikan dengan baik. Termasuk keberhasilan Polri membina petani jagung hingga memiliki produksi melimpah dan berhasil ekspor.
“Polisi harus jadi polisi rakyat, saya senang apa yang saya sampaikan ditangkap Kapolri dan jajarannya,” ucap Prabowo.
Itu sebabnnya, Presiden Prabowo memberikan pujian spesial untuk Listyo Sigit Prabowo sebagai pimpinan tertinggi di Polri.
“Saudara-saudara sekalian, saya ingin menyampaikan perhargaan saya yang setinggi-tingginya kepada Kapolri, seluruh jajaran kepolisian. Tentunya juga pejabat-pejabat lain. Tapi, hari ini bisa dikatakan tuan rumahnya adalah Kapolri dengan jajarannya,” puji Presiden Prabowo lagi.
Presiden Prabowo menilai Kapolri Listyo Sigit Prabowo memahami dan mendukung agenda strategis pemerintah, terutama di sektor pertanian sehingga berhasil mewujudkan panen jagung.
Itu sebabnya, ditengah prestasi gemilang dan pujian Presiden membuat sebagian orang beranggapam rumor pergantian Kapolri hanya isapan jempol yang sulit menjadi kenyataan.
Jika melihat usia pensiun polisi yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Polri adalah 58 tahun, maka Sigit Prabowo kelahiran 5 Mei 1969 atau berusia 56 tahun, masih dapat menjabat sebagai Kapolri sekitar dua tahun lagi.
Editor : Siti Aeny Maryam