Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Sosialisasikan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, 86 Kepala Daerah Ikuti Retret Gelombang II

Lombok Post Online • Senin, 23 Juni 2025 | 11:27 WIB

 

Barcode Lombok Post
Barcode Lombok Post
 

LombokPost  - Retret gelombang II untuk digelarnya kepala daerah mulai Minggu (22/6) hingga Kamis (26/6).

Total, ada 86 gubernur-wakil gubernur, wali kota-wakil wali kota, serta bupati-wakil bupati mengikuti kegiatan yang digelar di kampus IPDN Jatinangor, Sumedang itu.

Peserta bakal digembleng materi komitmen mengabdi kepada masyarakat sampai soal keberagaman.

Baca Juga: Retret Hasilkan Pembekalan Ilmu bagi Kepala Daerah

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mengatakan, kedatangan peserta retret diiringi defile drum band.

Acara dilanjutkan dengan pengalungan bunga secara simbolis kepada Gubernur Bali I Wayan Koster, Wali Kota Sabang Zulkifli H. Adam, dan Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti.

Menurut Bima, pemilihan lokasi retret di kampus IPDN menyiratkan pesan khusus. Yaitu, soal pengabdian dan keberagaman.

Baca Juga: Wabup Nursiah: Retret Kepala Daerah Buka Peluang Kerja Sama

“Praja IPDN setelah lulus nanti membantu kepala daerah melayani rakyat,” katanya.     

Semangat mengabdi para praja IPDN itu diharapkan bisa diresapi oleh kepala daerah.

Mantan Wali Kota Bogor menyatakan, selama menjalankan tugas sebagai kepala daerah, tidak ada hal lain selain mengabdikan diri untuk melayani warga.

Baca Juga: Tak Ikut Mundur, Bupati Najmul Digantikan Wabup Kusmalahadi karena Alasan Ini

Bima menambahkan, di Kampus IPDN, keberagaman adalah sebuah keniscayaan.

Sebab, putra putri terbaik dari seluruh penjuru nusantara dididik dan ditempa menjadi pelayan masyarakat. Mereka tidak dibedakan berdasarkan suku, ras, maupun etnis.

“Semua nilai pembelajaran berada dalam koridor Bhinneka Tunggal Ika,” paparnya.

Dia menginginkan para gubernur, wali kota, serta bupati, semakin kuatnya kebersamaan dalam keberagaman.

Playstore Lombok Post
Playstore Lombok Post

“Semakin bangga menjadi bagian dari pelayan Nusantara,” sambung Bima.

Seperti pada pelaksanaan retret kepala daerah gelombang I, acara di IPDN itu didesain agar kepala daerah beserta wakilnya memahami tugas pokok serta fungsinya.

Selain itu, diharapkan mereka juga memahami gagasan besar Presiden Prabowo Subianto dalam mengakselerasikan Asta Cita.

 Baca Juga: Ketua DPC Gerindra: Retret Penting untuk Memahami Tugas Pokok dan Program Asta Cita

Apel Kegiatan

Sebelumnya, Sekjen Kemendagri Tomsi Tohir memimpin apel penyambutan sekaligus pelepasan kepala daerah peserta retret gelombang II di kantor Kemendagri, Jakarta.

Tomsi menyampaikan retret bukan sekedar aktivitas fisik, tapi juga sarana untuk mendisiplinkan diri. Selama kegiatan, para kepala daerah akan mengurus kebutuhan pribadinya secara mandiri, sebagai bagian dari latihan disiplin kerja.

Baca Juga: Retret Hari Pertama, Dimanfaatkan Gubernur NTB Perbanyak Silaturahim Antar Kepala Daerah

"Biasa sehari-hari ada yang nemenin, ada yang setrika, bersih-bersih sepatu, sekarang ngurus sendiri, sama seperti dulu lagi," katanya.

Tomsi menjelaskan, materi retret akan mencakup tugas pokok dan fungsi (tupoksi) kepala daerah dan regulasi yang berlaku.

Kemudian soal kebijakan pemerintah, termasuk kebijakan nasional.

Selain itu, retret menjadi kesempatan bagi para kepala daerah untuk saling mengenal dan mencari informasi terkait daerah masing-masing.

Dia menambahkan, setiap daerah memiliki keterkaitan dengan daerah lainnya.

Baik di tingkat provinsi maupun kabupaten atau kota. Misalnya, dalam program pengendalian inflasi, kerja sama antardaerah penting ketika ada komoditas yang mengalami penurunan harga.

AKAN DIGEMBLENG: Sekjen Kemendagri Tomsi Tohir memimpin apel penyambutan sekaligus pelepasan kepala daerah peserta retret gelombang II di Plaza Kantor Pusat Kemendagri, Jakarta, Minggu (22/6).
AKAN DIGEMBLENG: Sekjen Kemendagri Tomsi Tohir memimpin apel penyambutan sekaligus pelepasan kepala daerah peserta retret gelombang II di Plaza Kantor Pusat Kemendagri, Jakarta, Minggu (22/6).

Selain itu, kata Tomsi, retret juga menyentuh aspek nasionalisme.

Setiap daerah perlu mengedepankan kepentingan nasional di atas kepentingan daerahnya sendiri.

Baginya, pemahaman ini penting agar NKRI tetap utuh dan dapat maju bersama.

Baca Juga: Usai Dilantik, Bupati KSB Langsung Ikut Retret di Akmil Magelang

“Ini juga tentunya harus dipahami sebaik-baiknya,” tuturnya. (wan/aph/JPG/r3)

Editor : Kimda Farida
#presiden #Retret #Asta Cita #ipdn #Kepala Daerah