Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Kementerian Agama Salurkan Bantuan Rp 310, 8 Miliar Untuk Anak Yatim di Indonesia, Nusa Tengara Barat Dapat Bagian Rp 6,7 Miliar

Diwan Prima • Sabtu, 5 Juli 2025 | 13:34 WIB
Menteri Agama  Nasaruddin Umar berbincang dengan salah satu anak yatim di acara pemberian bantuan di Jakarta, Jumat, 4 Juli 2025.
Menteri Agama Nasaruddin Umar berbincang dengan salah satu anak yatim di acara pemberian bantuan di Jakarta, Jumat, 4 Juli 2025.

LombokPost - Kementerian Agama (Kemenag) menyalurkan bantuan untuk anak-anak yatim dan penyandang disabilitas di Indonesia, termasuk juga Nusa Tenggara Barat (NTB).

Bantuan untuk anak yatim itu meliputi santunan tunai, Sembako, perlengkapan sekolah, hingga alat bantu disabilitas.

Total bantuan tersebut sebanyak Rp 310,8 miliar. Bantuan tersebut berkat kolaborasi antara Kemenag, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan Lembaga Amil Zakat (LAZ).

Menteri Agama, Nasaruddin Umar mengatakan bantuan tersebut sebagai bentuk komitmen negara dan masyarakat di Indonesia, membahagiakan anak-anak yatim dan penyandang disabilitas.

Penyaluran bantuan tersebut diberikan secara simbolis oleh Nasaruddin Umar kepada 18 anak yatim dari 18 lembaga mitra di acara Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas 2025.

Acara yang bertemakan “Satu Kesetaraan, Sejuta Harapan, Meraih Kebahagiaan” digelar di Auditorium HM Rasjidi, Kantor Kemenag RI, Jakarta Pusat, Jumat, 4 Juli 2025.

"Pencapaian ini menjadi bukti nyata bahwa masyarakat Indonesia masih menjunjung tinggi nilai-nilai kepedulian dan solidaritas," kata Nasaruddin Umar.

Nasaruddin Umar mengapresiasi acara Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas tersebut.

"Dalam tempo singkat, terkumpul dana sebesar lebih dari 309 miliar rupiah. Dana ini disalurkan ke seluruh Indonesia, bukan hanya di Jakarta. Ini bukti bahwa bangsa ini masih punya rasa untuk membela anak-anak yatim,” paparnya.

Diketahui, penyaluran bantuan tersebut
menjangkau seluruh provinsi di Indonesia.

Berikut ini beberapa provinsi mencatat jumlah penerima bantuan dengan jumlah anak yatim terbanyak.

Provinsi Jawa Barat, dengan total 246.214 anak yatim dan 8.373 orang penyandang disabilitas. Sebanyak 403.808 bingkisan disalurkan, dengan total nilai penyaluran mencapai Rp128.232.638.630.

Sedangkan di DKI Jakarta, bantuan diberikan kepada 100.121 anak yatim dan 3.969 penyandang disabilitas, dengan total 101.161 bingkisan senilai Rp38.052.564.389.

Sementara itu, Provinsi Nusa Tenggara Barat menyalurkan bantuan kepada 78.107 anak yatim dan 441 penyandang disabilitas.

Dengan total 77.101 bingkisan dan nilai penyaluran sebesar Rp6.798.500.000.

Adapun di Jawa Tengah, 30.440 anak yatim dan 3.180 penyandang disabilitas menerima bantuan. Dengan jumlah bingkisan sebanyak 33.572 paket senilai Rp9.659.474.200.

Setelah itu di Sumatra Utara, sebanyak 22.086 anak yatim dan 1.945 penyandang disabilitas menerima 171.877 bingkisan dengan nilai total Rp48.042.920.675.

Sedangkan di Sulawesi Selatan, bantuan disalurkan kepada 21.155 anak yatim dan 2.398 penyandang disabilitas dengan jumlah 23.867 bingkisan senilai Rp3.029.086.500.

Editor : Siti Aeny Maryam
#Bantuan #Anak yatim di Indonesia #nusa tenggara barat #Kemenag #kementerian agama